Kekompakan Masyarakat Pecinta Gampong Rukoh Mengadakan Maulid Nabi Tanpa Ripee

BANDA ACEH – Masyarakat Pecinta Gampong Rukoh menggelar kenduri Maulid Nabi Muhammad Saw di Meunasah Gampong Rukoh, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh pada Sabtu sore, 7 Oktober 2023.

Meskipun diguyur hujan lebat nan hebat, lautan manusia kembali memenuhi sudut Kota Banda Aceh, tepatnya di Desa Rukoh; tidak kurang ribuan orang memadati alun-alun Meunasah Gampong Rukoh dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Kenduri maulid yang diinisiasi oleh Masyarakat Pecinta Gampong Rukoh tersebut memiliki 113 hidang dan mengundang mahasiswa internasional yang ikut berhadir.

Adapun antusiasme warga dihadiri oleh 1.500 an Masyarakat, Muspika Kecamatan Syiah Kuala, Tokoh Masyarakat Adat, Unsur Pemuda dan Masyarakat Desa Tetangga.

Koordinator acara Basri Effendi SH., MH., M.Kn mengatakan bahwa seluruh masyarakat sangat antusias menyambut acara maulid nabi tahun ini.

“Maulid tahun ini diinisiasi oleh Masyarakat Pecinta Gampong Rukoh. Konsep kenduri maulid ini adalah dari, oleh, dan untuk masyarakat,” Kata Basri.

Basri mengatakan kegiatan maulid tahun ini sangat unik dan menarik karena mengundang mahasiswa luar negeri.

“Kenduri maulid tahun ini tidak memungut biaya (ripee) seperti acara maulid sebelumnya. Sehingga antusiasme masyarakat yang menyumbang secara sukarela sangat ramai. Desa semakmur Rukoh tidak layak memungut ripee. Kita melihat selama ini masyarakat dibebani dengan ripee padahal potensi sumber dana Rukoh sangat banyak. Anehnya dengan sumber dana yang banyak, setiap habis maulid selalu tinggal utang, ini kan sangat lucu,” kelakar Basri.

“Lalu maulid nabi tahun ini juga mengundang mahasiswa internasional yang ikut hadir pada kenduri maulid kita,” ujar Basri.

Sementara itu mantan Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman SE.Ak., M.M hadir dan antusias dalam menghadiri undangan Masyarakat Pecinta Gampong Rukoh.

“Saya mendapatkan undangan khusus pada hari ini dari tokoh masyarakat Gampong Rukoh. Meskipun tadi diguyur hujan ya, tapi tidak patah semangat. Warga penuh antusias hadir dan menikmati kenduri maulid dengan luar biasa. Tentu maulid ini diadakan sebagai rasa syukur dalam memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW,” kata Aminullah.

Editor: Rifan Barsela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PHONE PENGADUAN