Gedung SDN 2 Karangpatihan Ponorogo Rusak Parah Dan Nyaris Ambruk !

Pada Kemana Para Pejabat Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Apakah Hanya Sibuk Pencitraan,..??? Sehingga Gedung Tempat Pendidikan Anak Bangsa Di Biarkan Rusak Parah & Nyaris Ambruk. Ini Sama halnya Pembodohan Anak Bangsa

Foto: Kondisi Bangunan SDN 2 Karangpatihan Ponorogo

 

 

 

Padahal Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko pernah mengatakan Sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas pembangunan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Mana Buktinya…?

PONOROGO | Memprihatinkan kondisi bangunan SDN 2 Karangpatihan Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo, terlihat rusak parah dan nyaris ambruk. Pasalnya dari sejumlah ruangan yang terdiri dari 6 ruang kelas, satu ruang guru, satu ruang UKS, toilet rusak parah, mulai atap bangunan banyak yang lapuk di makan usia sampai dinding tembok banyak terlihat retak.

Lebih parahnya lagi salah satu ruang kelas pada atap bangunan nyaris ambrol di sangga tiang kayu. Ironisnya kondisi tersebut sudah terjadi setahun lebih lamanya. Apalagi dari sejumlah bangunan yang ada, cuma 2 ruang yang bisa ditempati, salah satunya ruang kelas bantuan rehab DAK tahun 2022. Itupun hanya menjangkau penggantian genting dua ruang kelas dan pemasangan plafon teras serta pengecatan, bahkan tidak ada penggantian kayu cagak teras yang terlihat.

Hal ini dikatakan Suwandi, Kepala Sekolah SDN 2 Karangpatihan saat ditemui awak Republik News, Selasa (3/10/2023).

Bahkan Suwandi juga mengatakan bahwasannya, meski ada rehabilitasi satu ruang tetap akan berpengaruh banyak pada kerusakan yang terjadi, karena gedung SDN 2 Karangpatihan tersebut bangunan memanjang dan menjadi satu kesatuan antar ruangnya.

“Kalau pembangunan rehab sepotong-sepotong akan berpengaruh pada pada bangunan yang lain (sebelahnya) ganti rusak. Yang jelas merembet kerusakan ruang lain ikut rusak, “katanya sambil menunjuk bangunan yang rusak parah.

Selain itu dalam pertemuan Kepala Sekolah SDN 2 Karangpatihan juga memberikan keterangan bahwasanya dari pihaknya sebelumnya juga sudah menyampaikan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo terkait hal tersebut. Yang sampai akhirnya datang ke lokasi melihat kondisi sekolah, dengan harapan akan mau membantu perbaikan bangunan untuk 4 ruang yang rusak parah. Apalagi yang katanya bantuan tersebut sebesar 600 juta akan cair di bulan April atau Mei. Namun sampai saat ini belum ada realisasi ataupun belum ada gejala-gejala penanganan.

“Memang sebelumnya ada dari Dinas Pendidikan datang melihat kondisi sekolah, mau membantu perbaikan bangunan 600 juta untuk 4 ruang. Yang katanya akan cair bulan April atau Mei, tapi hingga saat ini belum ada hasil. Cuma katanya suruh tunggu dan tunggu, “ucap Suwandi.

Insert Foto: Tembok gedung banyak yang Retak

Herannya juga dari pernyataan Dinas Pendidikan, katanya ada pemangkasan biaya tahun 2024, serta anehnya lagi data pengajuannya hilang. Selain itu pihaknya juga mengusulkan ke salah satu anggota Dewan, tapi tak ada hasil sama sekali. Anehnya dari perkataan salah satu anggota Dewan tersebut, versinya mengatakan harus ada yang mengawal dari program-program berupa rehab maupun program-program lain.

Memang dari usaha-usaha yang dilakukan Kepala Sekolah SDN 2 Karangpatihan akan kondisi sekolah terus dilakukan untuk keselamatan siswa-siswi dalam proses belajar mengajar. Sampai pihaknya memakai bangunan ruang belajar (3 ruang) dengan kondisi yang tak layak seperti ruang kelas pada umumnya. Berupa bangunan dari bahan asbes, itupun kondisi banyak yang pecah.

“Kasihan melihat anak-anak didik yang seharusnya belajar mengajar ditempat kelas yang layak, dengan kondisi yang bersih. Mudah-mudahan janji Dinas Pendidikan akan pembangunan benar-benar ditepati (direalisasi). Dan harapan kami segera dibangun sekaligus, semua gedung, “tutur Suwandi penuh harap diakhir pertemuan. (w.i)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PHONE PENGADUAN