HUKRIM  

Aksi Massa Di Sidang Duplik Mas Bechi

SURABAYA,Republiknews.id– Aksi damai dan doa bersama lintas agama mewarnai sidang kasus Moch Subchi Al Tsani (MSAT) atau juga dikenal Mas Bechi, Senin (31/10), di halaman Pengadilan Negeri Surabaya. Aksi ini dilakukan untuk memberikan dukungan moril kepada para Hakim yang tengah menyidangkan terdakwa Bechi agar dalam pengambilan putusan nantinya di beri kekuatan, sehingga putusan yang dihasilkan merupakan keputusan yang seadil adilnya dengan melihat fakta di pengadilan.

Tokoh Agama katolik dan Budayawan Cyprianus Swepanus Sugiman (71 tahun) yang turut hadir dalam aksi damai tersebut mengatakan,

“Saya hadir dalam aksi damai dan doa bersama ini, semata – mata bukan untuk mempengaruhi para hakim yang memimpin sidang. Kami hanya melakukan doa bersama untuk untuk memberikan dukungan moril kepada semua pihak agar terwujud peduli cinta kasih pada siapapun”. KatanyaAgenda sidang kali yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB adalah pembacaan duplik dari kuasa hukum terdakwa atas replik Jaksa Penuntut Umum, pada sidang sebelumnya.

Baca Juga:  Kini, Giiliran Rumah Sakit Soewandi Dapat Bantuan APD Dari Unesa

Kasus Mas Bechi ini menjadi sorotan publik dan sempat viral di media sosial. Bermula dari tuduhan pencabulan santriwati di Pondok Pesantren Shiddiqiyah, Kecamatan Ploso, Jombang yang diasuh oleh ayahnya sendiri, Kiai Muhamad Muchtar Mu’thi.
Pada wartawan, Kuasa Hukum Mas Bechi atau MSAT,I Gede Pasek Suardika menjelaskan, ada 70 kejanggalan dalam kasus ini. Salah satunya kasus yang sudah di SP 3 kan. Akhirnya disidangkan, dengan barang bukti yang sama dan hasil visum yang sama. Belum lagi kejanggalan kejanggalan lainnya.

Baca Juga:  Kaur Desa Gadaikan Sertifikat Tanah Wakaf dan 2 Sertifikat Tanah Warga

“Sehingga sangat nampak unsur rekayasanya” ungkap I Gede Pasek.

(Hrs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!