Mengklarifikasi Pembangunan Mau Di Perbaiki…”Ketua HIPPA Selorejo Seraya Menghindar Untuk Di Temui”

Magetan,Republiknews– Terkait pemberitaan sebelumnya mengenai pembangunan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) yang berada di Desa Selorejo Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan Jawa Timur, dengan dugaan pelanggaran hukum dalam proyek fisik yang diketahui proyek tersebut bantuan negara senilai Rp 195 juta, dengan diduga pengerjaan asal-asalan tak transparan, dan juga tidak sesuai dengan spesifikasi Standar Bangunan dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Menyingkapi hal tersebut awak Republik News mau klarifikasi lagi kepada Ketua HIPPA desa Selorejo terkait pembangunan itu, yang mana dalam penyampaian sebelumnya mau di perbaiki bersama anggota kelompoknya.

Dalam pemberitaan sebelumnya memang banyak kejanggalan yang temukan di pembangunan itu. Dari bangunan saluran irigasi sisi tepi yang banyak lubang-lubang (tidak rapi pengerjaan) yang seharusnya sisi tepi tersebut di plester, dan juga dari bangunan saluran pada lantai tidak juga di plester.

Saat ditemui di kediamannya Kamis (4/8/2022) pada jam 15.15 WIB,
anehnya Sunyoto, Ketua HIPPA desa Selorejo tidak ada di rumah, dugaan kita seraya menghindar untuk ditemui awak media. Fakta kenyataan dari penyampaian keluarganya (istri Sunyoto) yang mengatakan suaminya tidak ada di rumah, seolah-olah menutupi keberadaannya. Yang katanya ikut kerja ambil benih tebu, yang lokasinya juga di beritahu.

Baca Juga:  Laporan Pencabulan 4 Th Di Nina Bobo'in "Lagi-Lagi Korbannya Gadis Bawah Umur" Terjadi Di Dlanggu Mojokerto

Bersamaan itu juga, beranjak langsung ke lokasi (tempat yang di beritahu) juga tidak ada, malah dari pernyataan dari yang kerja ambil benih tebu, mengatakan dianya (sunyoto) dari kemarin sudah tidak gabung.

Lebih anehnya lagi sekitar jam 17.35 WIB menjelang magrib awak media kembali ke kediaman Sunyoto untuk ditemui, tak ada yang di dapat “cuma hampa” alias tak ada di rumah.

“Gak ada di rumah mas…. belum pulang, “kata salah satu keluarganya, saat di tanya perihalnya (Sunyoto).Padahal di waktu habis Magrib mau mengadakan selamatan di kediamannya. Jelas ada indikasi dugaan menghindar dari awak media terkait pembangunan tersebut yang katanya mau di perbaiki.

Diketahui di lokasi pembangunan saluran irigasi bantuan Das Solo BBWS Tahun 2022 di kerjakan pelaksanaannya oleh Kelompok Hippa yang diketuai Sunyoto, di temukan masih banyak kerusakan yang belum di perbaiki. Dari sisi tepi yang di plester maupun lantai pada saluran juga belum banyak yang di plester. Ini dugaan jelas asal-asalan juga pengerjaan dalam perbaikan.

Baca Juga:  Apel Siaga Dalkarhutla Menjelang Musim Kemarau Dihelat Perhutani KPH Lawu Ds

Di sisi lain juga pada bangunan saluran kiri kanan, banyak yang pecah-pecah walaupun sudah di plester masa perbaikan.

Memang sangat disayangkan, bangunan yang belum sempat di rasakan oleh petani sudah mengecewakan masyarakat petani di sekitar lahan tersebut.

Sementara itu di hubungi liwat telepon WhatsApp, menanyakan terkait perihal Sunyoto yang sulit untuk di temui dan juga perihal perbaikan pembangunan saluran yang tidak maksimal pengerjaan perbaikan, Kepala Desa Selorejo cuma menjawab sama dari yang sebelumnya.

“Terkait hal tersebut, yang jelas saya tidak mengurusi, tidak masuk di dalamnya (PemDes), “katanya saat di telepon liwat WhatsApp.

(w.i)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!