Pengakuan Sang Kyai: Saya Di Jebak, Itu Rekayasa Mantan Istri Siri Dan Temannya

Jombang, RepublikNews – Menanggapi pemberitaan yang pernah diangkat oleh media ini dengan judul “Di Rumah Kontrakan Inilah, Oknum Kyai Bersama Wanita Muda Dan Miras, Di Grebek Warga”. Kyai HS mengatakan bahwa terkait kejadian yang menimpanya pada bulan Puasa 2021 tersebut adalah suatu jebakan dan rekayasa istri sirinya beserta rekan rekannya.

Hal ini di sampaikan Kyai HS saat wartawan media ini berkunjung ke Jombang untuk konfirmasi lanjut. Dalam pertemuan tersebut Kyai HS dengan gamblang menceritakan peristiwa yang pernah di alaminya.

“Saya ingin mengklarifikasi pemberitaan tersebut sekaligus Hak Jawab saya, BS itu istri saya, perkenalan saya dengan BS melalui santri saya yaitu FK. Saya Ada pertimbangan dan alasan sendiri ketika mau menikahinya. Selama dalam menjalani rumah tangga bersamanya setelah pernikahan saya dengan BS tidak pernah ada masalah, dan status dia waktu itu sendiri tidak bersuami,” terang HS

Baca juga : https://www.republiknews.id/2022/05/19/di-rumah-kontrakan-inilah-oknum-kyai-bersama-wanita-muda-dan-miras-di-grebek-warga/

Terkait kejadian dirumah kontrakan waktu itu terasa ada kejanggalan, saya pribadi merasa ada unsur jebakan dan rekayasa yang sengaja di rencanakan oleh pihak tertentu. Saya merasa BS dan temannya sengaja menjebak saya dan memanfaatkan saya untuk suatu hal ataupun untuk kepentingan serta keuntungan mereka.

Bagaimana tidak, pada waktu saya menikahi BS, status dia masih sendiri tidak bersuami, saya tau dia punya suami ya pada waktu ada kejadian di rumah kontrakan tersebut. Itupun dalam surat nikahnya, lebih dulu saya pernikahannya dengan BS. Artinya BS menikah statusnya masih istri saya dan pernikahannya dengan pria lain tidak mengetahui saya, Kalau saya dikatakan bahwa istri orang, itu yang mengatakan sangat kurang manusiawi,” jelas HS.

Kronologi kejadiannya begini, waktu itu saya ada di pesantren, istri saya BS mengirim pesan agar saya ke Rumah kontrakan, saya kontrak di sana itu kebetulan saya ada sawah dan kebun tempat usaha saya, saya lagi melakukan pengembangan bertanam Pisang. BS menyuruh saya ke rumah kontrakan sekalian membawakan minuman pesanannya yaitu Essense, dan minuman tersebut dimasukkan dalam botol Anggur Merah,” papar Kyai HS

Jadi kalau dikatakan bahwa saya itu lagi minum minuman keras di rumah kontrakan sama BS, adalah bahasa yang kurang tepat. Bukan saya yang meminum minuman itu tapi BS, Justru saya dengan kejadian tersebut merasa di jebak, munculnya surat nikah dan Minuman yang ada sepertinya sudah direncanakan oleh mereka untuk menjebak saya,” cerita Kyai HS.

Masih menurut HS, terus soal yang katanya saya juga punya istri siri seorang Grab, istri seorang sales Rokok dan kabar terakhir menikah lagi dengan seorang perawat yang bekerja di salah satu rumah sakit di Jombang dan saya tempatkan di salah satu Perumahan sekitar desa Ceweng, itu juga gak benar,” terangnya.

Lanjut Kyai HS, terkait uang 1 Milyar yang katanya itu bantuan pembangunan Masjid ataupun yang katanya untuk yayasan Pondok Pesantren saya itu juga tidak benar. Uang segitu itu banyak banget, andai saya punya uang segitu ataupun dapat bantuan itu tentunya kondisi saya dan pesantren saya gak seperti ini,” tutur HS

Di pesantren saya sedikitpun saya tidak membebani santri dengan biaya ini itu, saya gratiskan. Justru saya ini malah mengembangkan pertanian saya yang ada di dekat kontrakan tersebut dengan menanam ribuan pohon pisang, dengan harapan hasilnya nanti buat saya, keluarga saya khususnya juga buat kelangsungan hidup santri dan pesantren saya,” terang HS. (Red49).

RepublikNews “Liputan Berita Fakta” Simak lanjutan berita selengkapnya ‘”BS, Mantan Istri Ulama Asal Jombang, Buka Suara”

,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.