Desa Cermo Siap Menjadi Yang Terbaik Dalam Lomba Desa Tingkat Provinsi

Madiun, RepublikNews – Desa cermo, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa timur. di nobatkan sebagai kandidat lomba desa/kelurahan dan pelaksana 10 terbaik program pokok pemberdayaan kesejahteraan keluarga ( PKK ) tingkat provinsi jatim tahun 2022.

Rangkaian kegiatan penilaian yang di laksanakan secara langsung oleh tim penilai dari provinsi Jatim, di sambut antusias oleh masyarakat desa cermo dengan di iringi berbagai penampilan antara lain , senam IPSI oleh perguruan pencak silat yang ada di desa cermo, tarian gambyong , Solawat dan adapun berbagai aneka produk UMKM yang ada di desa cermo, Kamis, 16/Juni/2022.

Dengan di dampingi oleh Bupati madiun H.Ahmad Dhawami , Wakil Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, serta Wakil ketua tim pengerak PKK Ny .Erni Hari Wuryanto

Pada kesempatan Bupati Madiun H.Ahmad Dhawami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah guyub rukun dan gotong royong hingga Desa Cermo mampu lolos dan masuk 6 besar perlombaan tersebut.

Sementara itu, Ketua Tim Penilai Lomba Desa/Kelurahan Provinsi Jawa Timur Muhammad Wahyudi, mengatakan, penilaian paparan dilaksanakan selama tiga hari (17-19 Mei). Setelah penilaian paparan selanjutnya akan dilaksanakan penilaian lapangan ke desa dan kelurahan.

” Ini merupakan tindak lanjut dari lomba tingkat nasional, sehingga nantinya yang akan menang akan mewakili Provinsi Jawa Timur,” jelasnya.

Dirinya menjelaskan jika sebelumnya terdapat berbagai tahapan mulai dari desa kemudian kecamatan dan kabupaten. Dari total 7.724 desa se Jawa Timur kini hanya menyisihkan 6 desa yang dilombakan untuk menjadi perwakilan Jawa Timur ke tingkat nasional termasuk Kabupaten Madiun.

Baca Juga:  Tingkatkan Perekonomian Rakyat "Pemdes Bajulan" Kembali Realisasikan Pembangunan Jalan

” Kalau jumlah desa se Jawa Timur itu ada 7.724 sekarang ini tinggal 6 saja berarti sudah melampaui tahapan. Artinya Desa Cermo ini bisa mewakili Kabupaten Madiun di tingkat provinsi berarti terbaik di Kabupaten Madiun,” jelasnya yang jug sebagai Kabid Bina Pemerintahan Desa PMD Jatim

Sebagai informasi, Kabupaten Madiun masih harus bersaing dalam lomba desa/kelurahan ini dengan Desa Banjarsari Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik, Desa Kendalbulur Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung, Desa Gunungsari Kecamatan Dawarblandong Kabupaten Mojokerto, Desa Ploso Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar, dan Desa Madirejo Kecamatan Pujon Kabupaten Malang.

Sementara itu Ketua Penilai 10 Program Pokok TP PKK Provinsi Jatim Gardjati Heru Tjahjono mengatakan, tujuan lomba pelaksana terbaik 10 program pokok PKK yakni untuk memantau, membina, dan memverifikasi kegiatan PKK di kabupaten, di desa/kelurahan, kecamatan dan Kabupaten/Kota.

Menurutnya,rangkaian kegiatan ini tidak hanya evaluasi kegiatan 10 program pokok PKK saja, namun disertai dengan pembinaan teknis dalam bidang pembinaan karakter keluarga, pendidikan dan peningkatan ekonomi keluarga, penguatan ketahanan keluarga, serta kesehatan keluarga.

” Penilaian dilakukan mulai dari administrasi yang dikerjakan oleh sekretaris, kegiatan Pokja 1, Pokja 2, Pokja 3, hingga Pokja 4,” katanya.

Baca Juga:  Pekon Sukadamai Kembali Salurkan BLT-DD Tahap Oktober

Gardjati menyampaikan, pelaksanaan lomba desa kelurahan ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan pedesaan dan kelurahan, bidang pendidikan kesehatan, kelembagaan masyarakat pemerintahan desa dan kelurahan. Selain itu juga untuk pemberdayaan kesejahteraan keluarga, keamanan dan ketertiban masyarakat, serta ekonomi masyarakat.

Dirinya berharap, dalam pelaksanaan paparan oleh kepala desa/lurah/ketua tim penggerak PKK desa atau kelurahan, agar juga disampaikan potensi desa/kelurahan setempat. Bahkan menurutnya, semakin baik jika disampaikan inovasi-inovasi kegiatan di desa/kelurahan, sehingga terlihat menjadi desa yang maju berkembang dengan pembangunan yang terintegrasi.

Pihaknya menanggapi terkait kami sangat merespon secara positif upaya pengembangan wilayah khususnya yang ada di desa, dengan adanya alokasi anggaran dana desa serta dana desa ini merupakan suatu potensi untuk pemberdayaan serta kemandirian demi mewujudkan desa maju dan sejahtera. (Makni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!