Pemdes Talkandang Bersama Disparpora Situbondo, Gelar Sosialisasi Masker Organik Dari Daun Kelor

SITUBONDO,Republiknews- Pemerintah Desa (Pemdes) Talkandang, Kecamatan Kota, Kabupaten Situbondo, bersama Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora), menggelar sosialisasi masker wajah bahan organik, yang ramuannya terbuat dari ekstrak daun kelor.

Kegiatan tersebut diketahui turut mengundang puluhan ibu-ibu dari warga seputaran wilayah kecamatan Kota, yang pelaksanaan nya diselenggarakan secara massal, bertempat di Pendopo Balai Desa Talkandang. Sabtu (30/4/2022).

Uniknya, para hadirin yang datang untuk melakukan perawatan face mask, cukup membayarnya dengan memberikan sampah ketika menginginkan pelayanan kesehatan pada wajah nya.

Praktik seperti itu nampak sudah terencana dan diberdayakan oleh anak sulung pasangan Ilzam Rofi’i (43) dan Yatun (42) ini, agar peranannya, dapat memelihara kebersihan lingkungan Desa Talkandang sembari mengedukasi masyarakatnya.

Kepala Desa Talkandang, H. Suryanto, A.Ma, menjelaskan, kegiatan sosialisasi itu dilaksanakan, dalam rangka mengupayakan pengenalan, bahwa generasi asal desa Talkandang telah mencetuskan pembuatan masker wajah alami dari bahan dasar daun kelor, yakni ananda Dicro Zamiya.

“Hal ini dilakukan, juga untuk memicu semangat nya agar terus berkreasi. Serta dapat mengembangkan kreativitas dan inovasi nya itu, agar lebih dikenal produktivitas nya oleh masyarakat,” kata Kades Talkandang.

Begitupun dengan ungkapan ketua BPD desa Talkandang, Joko Suprapto Spd. Menurutnya, di desa Talkandang masih banyak terdapat pemuda-pemudi yang berpotensi positif untuk diasah kemampuannya.

“Layaknya Dicro Zamiya, yang sudah ikut mengharumkan nama desa Talkandang di ajang lomba Pemuda Pelopor 2022 Kabupaten Situbondo. Karenanya, kami mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasinya tersebut,” Urai Ketua BPD Desa Talkandang.

Selain itu ia juga mengatakan, “Dicro Zamiya, yang sudah menjadi juara satu, akan dikirim untuk mewakili Kabupaten Situbondo ditingkat provinsi Jawa Timur. Kita doakan bersama, semoga nanti di tingkat Provinsi Jawa Timur tersebut, ia dapat kembali lolos lagi sampai ketingkat nasional,” harap Joko Suprapto.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, masker organik Glow Dior adalah masker wajah yang terbuat dari ekstrak daun kelor. Tujuan Dicro Zamiya membuat masker itu, dilatarbelakangi karena desanya banyak terdapat tanaman kelor.

Dalam pemaparan, dirinya menjelaskan, “Masyarakat masih banyak yang belum sadar menggunakan cream dari bahan kimia. Padahal itu yang menyebabkan kulit wajah menjadi tipis, merah, ngeflek. Ternyata setelah saya wawancarai ibu-ibu tersebut, karena mereka menggunakan cream dari bahan kimia,” Tutur putri sulung dari dua bersaudara itu.

Dijelaskan nya lagi, “Untuk itu saya membuat masker organik dari bahan daun kelor. Masker organik Glow Dior dari daun kelor ini adalah masker wajah alami,” Terang remaja lulusan SMK Farmasi Jember ini.

Bahkan, lanjut dia, untuk memperoleh masker organik ekstrak daun kelor Glow Dior itu sangat mudah mendapatkan nya. Menurut nya, cukup dengan membawa sampah, lalu menukarkan nya agar bisa mendapatkan masker tersebut.

Kendati demikian, jika tidak ingin ribet membawa sampah, maka bisa membelinya langsung dengan harga Rp 2.000.- di kediaman nya, Dusun Lugundang Barat, RT:04 / RW:08, Desa Talkandang.

Hadir dalam kegiatan itu, Perwakilan Disparpora, Kepala Desa Talkandang H. Suryanto, A.Ma, Ketua BPD Desa Talkandang, Joko Suprapto Spd, Inovator pencipta masker daun kelor Dicro Zamiya, Tokoh masyarakat Ustadz Toyib, dan puluhan ibu-ibu warga Desa Talkandang.

(Agung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.