Simulasi dan Apel Siaga Karhutla Kawasan Hutan Jati BKPH Bubulan

Bojonegoro, RepublikNews – Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Bojonegoro bekerjasama dengan Muspika Kecamatan Bubulan menggelar Simulasi dan Apel Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di dalam kawasan hutan jati BKPH Bubulan, RPH Sambirejo pet.103, Kamis (23/9/2021).

Hadir dalam acara, Administratur (ADM) KPH Bojonegoro, Irawan Darwanto Djati, Kapolsek Bubulan, Danramil Bubulan, Camat Bubulan, Kepala Desa, dan petugas relawan, serta Damkar Polhutmob KPH Bojonegoro.

Administratur (ADM) KPH Bojonegoro, Irawan Darwanto Djati dalam apel siaga mengatakan, kegiatan apel siaga karhutla bertujuan untuk  meningkatkan koordinasi lintas sektoral. “Hal ini sebagai bentuk antisipasi penanganan ketika terjadi musibah bencana kebakaran hutan dan lahan. Ada 100 personil gabungan yang mengikuti simulasi dan apel siaga karhutla,” kata Irawan.

Irawan juga menerangkan bahwa antisipasi bencana kebakaran adalah tanggung jawab bersama semua pihak, sehingga penting untuk meningkatkan lagi koordinasi lintas sektor.

“Antisipasi bencana kebakaran hutan dan lahan adalah tanggung jawab kita bersama dalam menjaga dan melestarikan hutan agar tetap lestari,” tandasnya.

“Sumber daya hutan KPH Bojonegoro yang luasnya 50.144,0 Ha, terbagi atas 13 BKPH dan 50 RPH yang dikelilingi kurang lebih 67 Desa dengan 69 LMDHnya dan jumlah karyawan sebanyak 432 orang. Melihat kondisi Sumber daya hutan dengan Kelas hutan produktif seluas 41.453,3 Ha atau 83 % dari luas total KPH Bojonegoro, perlu adanya sinergisitas para pihak yaitu Perhutani, Muspika, Muspida, LMDH, tokoh-tokoh masyarakat serta stakholder lainnya untuk membangun kembali Sumberdaya hutan secara berkolaborasi dengan sistem Agroforestry,” terang Irawan.

Ada beberapa point penting yang disampaikan Irawan dalam acara tersebut.

1. Berterimakasih atas kerja keras dan kerja cerdasnya dalam penanggulangan kebakaran hutan maupun penanggulangan pencurian kayu kepada segenap Asper dan jajarannya, serta LMDH karena telah berhasil menurunkan tingkat pencurian kayu dari tahun sebelumnya turun menjadi 20%.

2. Untuk selalu bersinergi antara Perhutani dalam hal ini Asper dan jajarannya dengan LMDH, Tokoh-tokoh masyarakat, Muspika serta Stakholder lainnya.

3. Untuk selalu waspada mengantisipasi dampak dari Pandemi terhadap tekanan Sumber daya hutan utamanya pencurian kayu, penggunaan/perambahan lahan ataupun perencekan yang berakibat merusak tanaman hutan maka perlu adanya strategi dan inovasi yang dapat menutup kemungkinan terjadinya perusakan Sumber daya hutan.

4. Dengan Kesamaptaan sebagai salah satu cara mendidik karyawan untuk disiplin dan meningkatkan jiwa korsa sehingga diharapkan tujuan Perusahaan, Visi Perusahaan dan Misi Perusahaan bisa tercapai dan berjalan sesuai Rolenya.

5. Semua karyawan harus paham terhadap tujuan pokok yang harus tercapai, yaitu PLANET : Mengelola Sumber daya hutan secara lestari. PEOPLE : Peduli kepada kepentingan masyarakat dan lingkungan. PROFIT : Mengoptimalkan bisnis kehutanan dengan prinsip GCG (Good Corporate Governonc).

6. Disamping Visi Misi yang harus dicapai dan dilaksanakan, karyawan harus mampu dan melaksanakan Tata Nilai “AKHLAK” yaitu Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif.

Setelah pembukaan apel, acara dilanjutkan dengan beberapa kegiatan. Pertama, kegiatan PBB. Kegiatan PBB bertujuan agar menumbuhkan sikap jasmani yang tegap, tangkas, rasa persatuan, disiplin dan tanggung jawab oleh seluruh personil Polhut KPH Bojonegoro

Kegiatan kedua, senam Jumping jack, adalah olahraga yang bisa dilakukan semua orang. Gerakannya sederhana, yakni melompat sambil membuka tangan dan kaki, lalu mengatupkannya kembali.

Kesempatan itu Pabin Polhut KPH Bojonegoro, Kompol Singgih Sujianto melaksanakan pembinaan kepada petugas polhut, hal itu perlu dilakukan untuk memompa semangat dan motivasi peningkatan kinerja serta memupuk jiwa korsa dan menjaga kekompakan.

Acara tersebut juga di isi dengan kegiatan penyegaran rutin Drill Borgol Polri Seri 1,2, dan 3. Latihan penyegaran ini untuk menjaga serta meningkatkan kemampuan keterampilan Polhut.

Seperti kita ketahui, Drill Borgol Polri terbagi menjadi 3 seri yaitu, pertama Drill Borgol Polri Seri 1 Borgol sebagai alat Pemborgol. Kedua, Drill Borgol Polri Seri 2 Borgol sebagai alat Pemukul, dan terakhir Drill Borgol Polri Seri 3 Borgol sebagai alat Penangkis. @red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.