Koordinasi Dinas Perhutani Dan Kehutanan Provinsi Jatim Tentang Pemanfaatan Lahan Hutan Untuk Budidaya Tanaman Porang

Surabaya, RepublikNews – Kepala Perhutani Divisi Regional Jawa Timur, Karuniawan Purwanto Sanjaya, menemui Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Jumadi, dalam rangka koordinasi tentang pengelolaan kehutanan. Jumadi menerima kedatangan Karuniawan Purwanto Sanjaya diruang kerjanya di Surabaya, Kamis (5/8/2021).

Dalam pertemuan itu, keduanya membahas tentang pemanfaatan lahan hutan untuk budidaya tanaman porang dibawah tegakan tanaman pokok kehutanan dan karakteristik masyarakat yang berinteraksi didalam kawasan hutan dan kerjasama penanaman hijauan makan ternak.

Karuniawan Purwanto Sanjaya mengatakan, pihaknya siap bekerjasama dan berkolaborasi dengan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur dalam hal pengelolaan hutan termasuk rencana kerjasama tentang hijauan makan ternak (HM) dengan Pusat Inkubasi Bisnis Syariah (Pinbas) MUI Jawa Timur yang rencana tanamannya di wilayah hutan Perhutani Blitar.

“Kebetulan Pak Jumadi selaku Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur yang baru dilantik oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa beberapa hari lalu, juga sebagai Ketua Pinbas MUI Jawa Timur, sehingga koordinasinya lebih mudah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Jumadi mengatakan, dia siap bergandengan tangan dalam pengelolaan hutan. “Untuk itu kita bersama-sama menjaga hutan di Jawa Timur yang luas ini, karena hutan tidak dipagari dan banyak alur keluar masuknya orang yang sulit dipantau,” terangnya.

Menurutnya, perlu ada pemberdayaan masyarakat salah satunya melalui budidaya penanaman porang yang sudah banyak dilakukan oleh masyarakat sekitar hutan. Pengelolaan tanaman porang sudah menjadi program Gubernur Jawa Timur sekaligus program dari Pinbas MUI Jawa Timur.

Jumadi melanjutkan bahwa program tersebut sudah selaras dengan tindaklanjut pembicaraannya dengan Direktur Utama Perhutani Wahyu Kuncoro beberapa waktu lalu, tentang bagaimana menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar hutan melalui kerjasama secara kolaboratif. @red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.