RAWAN LONGSOR, PEMDES PUNTUK DORO BANGUN TALUD PENGAMAN JALAN

Magetan, RepublikNews – Prioritas penggunaan Dana Desa (DD) di bidang infrastruktur terus di manfaatkan untuk pembangunan dan kemajuan desa, salah satunya upaya perbaikan jalan poros antar Dusun melalui pembangunan talud pengaman jalan, di mana sebelumnya jalan tersebut areal jalan yang rawan longsor.

Seperti yang dilaksanakan Pemdes PuntukDoro Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan Jawa Timur membangun talud pengaman jalan yang berlokasi di Dusun Ngelo RT 11,12/RW 02, yang di ketahui merupakan jalan rawan longsor.

Sebagaimana yang di utarakan Handoyo Eko Putro selaku Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) mengatakan, “Pembangunan talud yang kita kerjakan ini tujuannya untuk memperlebar bahu jalan, selain jalan tersebut merupakan jalan cukup penting yang butuhkan warga masyarakat, di samping untuk mempermudah akses atau mobilitas masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian, juga untuk akses jalan menuju tempat wisata “Bumi perkemahan”.

“Dulunya sering terjadi longsor, kecelakaan juga sering terjadi, mangkanya jalan kita perlebar kurang lebih 1-2 M, serta kita rabat, “Ucap Ketua TPK kepada awak Republik News Jum’at (16/7/2021).

Di katakan juga, “Pembangunan talud ini panjang sebelumnya 80 M, di realisasikan 115 M dan tinggi 3 M, bersumber dari DD Tahap 2 tahun 2021 sebesar 280 juta, pengerjaan secara swakelola di kerjakan masyarakat setempat, menengah ke bawah dari segi ekonomi, dan sudah mencapai 75% pengerjaan, “Ungkapnya.

Handoyo Eko Putro juga berharap semoga cepat terselesaikan supaya nantinya masyarakat bisa merasakan manfaatnya, tidak hanya memberikan rasa aman bagi warga namun juga kenyamanan bagi masyarakat saat melintas.

Hal senada juga di sampaikan Kepala Desa Puntuk Doro Cintoko Samudro saat di temui di kantornya juga mengatakan, “Pembangunan talud pengaman jalan yang tengah di kerjakan dan juga untuk memperlebar badan jalan, merupakan jalan penghubung antar perdukuhan, serta merupakan akses jalan bagi warga masyarakat dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari, “Terangnya.

“Di harapkan ketika musim hujan tiba jalan dapat di akses dengan normal, dan masyarakat tidak takut akan terjadi longsor lagi, sehingga masyarakat yang melakukan aktivitas sehari-hari bisa lancar dan tak ada kendala, nyaman, aman dalam transportasi. (Iwn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.