Hippa “Tani Makmur” Desa Ngloning Bangun Saluran Irigasi Program P3TGAI

Ponorogo, RepublikNews – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui P3TGAI (Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi), dari BBWS Bengawan Solo mengucurkan dana sebesar 195 juta rupiah di Desa Ngloning Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo Jawa Timur.

Dari program bantuan tersebut sengaja di peruntukan dan sangat penting dalam rangka peningkatan perekonomian melalui produksi pangan para petani.

Seperti halnya yang di utarakan Tekad Saroso selaku Ketua HIPPA (Himpunan Petani Pemakai Air) desa Ngloning saat di temui awak Republik News Selasa (6/7/2021) mengatakan, “Pembangunan saluran irigasi ini tujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan menjaga ketersediaan air di areal persawahan warga”.

“Pembangunan saluran irigasi ini,dengan panjang volume 315 M, lokasi pengerjakan di wilayah areal persawahan Sebelik Dukuh Gagakan RT 01/RW 02, dalam pelaksanaan di kerjakan secara swakelola dan sesuai gambar pelaksanaan, “Tutur Ketua Hippa memberi penjelasan.

Baca Juga:  Disperindag Pasuruan Memberikan Pelatihan Di Desa Watukosek

Masih kata Tekad Saroso, “Harapan saya dengan adanya pembangunan saluran irigasi dari bantuan program P3TGAI bisa bermanfaat untuk masyarakat petani, sehingga para petani dalam mengelola lahan mereka sepanjang tahun tanpa ada kesulitan dalam hal pengairan”.

Di tempat berbeda, senada juga di sampaikan Kepala Desa Ngloning Qomarudin yang bahwasanya bantuan dari pemerintah melalui P3TGAI, yang dalam pelaksanaan pembangunan saluran irigasi, sangatlah membantu petani di desanya.

“Dengan ketersediaan saluran irigasi yang lebih baik, petani dapat melaksanakan usaha tani sepanjang tahun dan pemanfaatan air yang ada akan lebih maksimal atau tidak banyak yg terbuang, sehingga meski di musim kemarau kebutuhan air di harapkan tidak ada kendala”. Kata Qomarudin menerangkan.

“Kami mewakili Pemerintah Desa Ngloning dan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat maupun Daerah di satker terkait, karena dengan adanya bantuan P3TGAI masyarakat petani merasa terbantu, di samping pemanfaatan air yang ada akan lebih maksimal atau tidak banyak terbuang sehingga di musim kemarau sangat di harapkan kebutuhan air tidak ada kendala serta pengairan bisa lancar dan hasil panen petani bisa meningkat, “Sambung Qomarudin mengakhiri perbincangan. (Iwan)

Baca Juga:  Sejahterakan Petani "Desa Ngrukem" Realisasikan P3TGAI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!