Untukmu Wahai Istri Pelengkap Imanku

Untukmu Istriku Sayang

Bertahun bahkan puluhan tahun sudah, engkau senantiasa menemaniku, mendampingi hidupku dan selama itu pula engkau berjuang bersama ku dalam susah dan senang.. dalam bahagia dan tawa.. dalam susah sekalipun tak pernah sedikit pun engkau mengeluh.

Maafkan aku, yang tidak selalu ada saat air matamu menetes.. bahkan mengalir deras dan bulir – bulir air mata membasahi hijab mu…

Maafkan aku, yang kurang peka dalam membangun komunikasi dengan mu sehingga membuat mu merasa terabaikan..

Maafkan aku, yang ada di sampingmu tapi seakan tidak hadir untukmu..

Maafkan aku, yang selalu kau temani tidur di sampingmu tapi engkau tidak merasakan ke hangatan dan kasih hingga malam malam mu engkau lewati dengan seakan tiada adanya kehadiran ku..

Maafkan aku, yang memang engkau memilikiku sepenuhnya tapi tidak bisa mendampingimu saat kau membutuhkanku untuk membantumu membimbing putra putri kita hingga engkau merasa berjuang sendiri..

Maafkan aku, yang memang menjadi imam mu, tapi aku sadar…, Aku belum cukup untuk membimbingmu menuju Jannah Nya.. sehingga engkau menguatkan langkahmu sendiri untuk tetap istiqomah untuk tetap beribadah kepada Nya tanpa bimbinganku…

Maafkan aku, yang mungkin kurang bisa mengerti isi hatimu..

Aku yang selalu terlarut dalam pekerjaan ku..Aku yang pernah membuatmu terluka..Aku yang pernah membuatmu menangis..

Tapi percayalah,,,selama ini dan saat ini cinta ini tetap utuh untukmu. Bantulah aku berjuang untuk kebahagian keluarga kecil kita ini sampai akhir hayat memisahkan. Ya Alloh iLahii Robi Kabulkan doa kami, para suami pejuang keluarga demi kebahagian anak dan istri. Amin…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.