Pelatihan Wirausaha Dinas Koperasi Dan Usaha Mikro Kabupaten Magetan

Magetan, RepublikNews – Dalam rangka turut mengatasi dampak ekonomi dari pandemi Covid 19 yang terus berkelanjutan, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Magetan Jawa Timur menyelenggarakan program pemberdayaan usaha menengah kecil dan mikro melalui kegiatan pelatihan yang di laksanakan.

Di ketahui bahwa ada tiga pelatihan yang di adakan pada tahun 2021, dua di antaranya yang telah di laksanakan, yaitu pelatihan ART Deco atau pertukangan selama tiga hari yang bertempat di desa Prampelan kecamatan karangrejo yang di mulai pada Selasa 4 mei kemarin. Dan pelatihan jahit menjahit yang juga di buka langsung oleh kepala dinas koperasi kabupaten Magetan pada hari rabu 5 mei 2021,
Sedangkan untuk pelatihan membatik akan di laksanakan pada beberapa minggu ke depan dengan lokasi yang masih di rencanakan.

Tercatat total ada 70 orang peserta yang mengikuti pelatihan kali ini. Dengan rincian 30 orang pada pelatihan pertukangan yang berasal beberapa desa di wilayah Kecamatan Karangrejo. Dan sisanya sebanyak 40 peserta dari pelatihan jahit menjahit.

Saat di temui Republik News di tempat pelatihan, Lukman.H.R selaku Kasi Peningkatan kualitas Kewirausahaan menjelaskan bahwa peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan pada program tersebut adalah orang orang dengan keterampilan yang belum memadai dan bisa di katakan berawal dari nol.
“Makanya kita latih biar punya kegiatan, yang pada intinya kita arahkan untuk menciptakan Wira usaha baru”. Kata Lukman.

Di terangkan juga bahwa dalam mengikuti kegiatan pelatihan, nantinya peserta akan mendapatkan bantuan langsung berupa satu set peralatan kerja, uang transport, dan lain lain.

Hal senada juga di sampaikan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Magetan, Parminto Budi Utomo pada Rabu (5/5/2021) di kantornya. Menurutnya bahwa program pelatihan yang di adakan adalah dalam rangka penanggulangan ekonomi nasional guna menciptakan suatu Wira usaha baru.

“Tujuan dasar, di harapkan semua peserta itu tidak berhenti setelah pelatihan selesai, dan supaya bisa di teruskan untuk menjadi bagian dari mata pencaharian, untuk bisa di lakukan di rumah masing-masing, yang nantinya menjadi bagian dari binaan Dinas Koperasi”. Kata Parminto pada Republik News.

“ketika  sudah menghasilkan suatu produk, dan produknya ternyata skala level dengan kualitas bagus, kami bisa bantu untuk proses pemasaran, promosi, serta hal lain yang berkesinambungan”. Sambungnya.

Ia juga berharap bahwa peserta  yang mengikuti kegiatan pelatihan tersebut nantinya bisa mendapatkan pengalaman serta ilmu yang bermanfaat dengan hasil maksimal dalam kiprahnya di dunia wira usaha. Dan paling tidak nantinya bisa di rekrut untuk menjadi tenaga kerja dari  pengusaha ataupun perusahaan yang sudah maju. (Iwan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.