Melalui P3TGAI, HIPPA Desa Puntukdoro Tunjang Produktivitas Pertanian

Magetan, RepublikNews. Sebagai upaya menjaga ketersediaan pengairan irigasi untuk pertanian persawahan warga desa, sekaligus sebagai sarana penunjang dalam mengelola lahan pertanian  guna mendukung program ketahanan pangan nasional.

Melalui P3TGAI (Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi), dari BBWS Bengawan Solo mengucurkan dana sebesar 195 juta rupiah di desa Puntukdoro Kecamatan Plaosan kabupaten Magetan Jawa Timur.

Bantuan dari program tersebut sengaja di peruntukan dan sangat penting dalam rangka peningkatan perekonomian melalui produksi pangan para petani.

Saat di temui awak Republik News, pada jumat (30/4 2021). Achmad Nur Huda selaku ketua pokmas HIPPA (Himpunan Petani Pemakai Air) desa Puntukdoro mengatakan, bahwasannya pembangunan jaringan irigasi ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan menjaga ketersediaan air bagi areal persawahan warga.

“Lokasi pengerjaan di Dukuh Prendetan RT 16/RW 03, ke depannya dengan adanya pembangunan jaringan irigasi ini, nantinya akan memudahkan  para petani dalam mengakses air irigasi pada masa tanam”. Ungkapnya.

Di jelaskan juga bahwa pembangunan jaringan irigasi sepanjang 300 meter tersebut, di laksanakan secara swakelola dan dalam pengerjaannya menggunakan batu kali atau batu gunung dengan menggunakan campuran semen pasir yang di bentuk sesuai dengan gambar pelaksanaan.

“Harapan kami, semoga dalam pengerjaan cepat selesai dan tidak ada kendala, supaya para petani bisa segera merasakan manfaat dalam mengelola lahan mereka sepanjang tahun, tanpa ada kesulitan dalam hal pengairan”. Kata ketua hippa tersebut.

Sementara itu kepala desa Puntukdoro, Ir. Cintoko Samudro saat di temui di kantornya mengatakan bahwa keberadaan P3TGAI di desa Puntukdoro ini nantinya akan sangat membantu petani di desanya.

“Dengan ketersediaan saluran irigasi yang lebih baik, petani dapat melaksanakan usaha tani sepanjang tahun dan pemanfaatan air yang ada akan lebih maksimal atau tidak banyak yg terbuang, sehingga meski di musim kemarau kebutuhan air di harapkan tidak ada kendala”. Kata Cintoko Samudro menerangkan.

“Kami mewakili pemerintah desa dan masyarakat desa Puntukdoro mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah di satker terkait, karena dengan adanya bantuan P3TGAI masyarakat petani merasa terbantu, di samping pemanfaatan air yang ada akan lebih maksimal atau tidak banyak terbuang sehingga di musim kemarau sangat di harapkan kebutuhan air tidak ada kendala serta pengairan bisa lancar dan hasil panen petani bisa meningkat”. Sambung kepala desa Puntukdoro mengakhiri perbincangan. (Iwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.