Tumpukan Kayu di Duga Hasil Curian dari Hutan Mencatut Oknum Perhutani

Malang, RepublikNews – Hutan sangat penting bagi keseimbangan alam karena mempunyai manfaat seperti membantu menyerap air hujan ke dalam tanah. Air hujan akan diserap tanah di bawah hutan, karena air hujan ketika turun tidak mengalir langsung, melainkan tertahan akar-akar tanaman di hutan. Dengan demikian hutan menjadi sumber penting dari penyerapan air yang menghasilkan mata air dan sungai sebagai sumber air bagi manusia dan hewan di alam.

Bila tanaman hutan ditebang, penyerapan air berkurang dan terjadi gangguan pada daur air, sehingga air tanah berkurang. Akibatnya dapat terjadi kekeringan, ttidakada akar tanaman yang membantu penyerapan air ini. Akibatnya, wilayah yang hutannya rusak akan mengalami banjir.

Tanah juga menjadi mudah sekali terbawa oleh aliran air saat hujan lebat. Pergerakan tanah yang mengikuti air akan menyebabkan longsor.

“Saat tim awak Media dan Lembaga MPPKKN melakukan Investigasi pada hari Sabtu 24 April 2021 ke Desa Pujiharjo Kec.Tirtoyudo Kab.Malang Menemukan Tumpukan Kayu di salah satu depan Rumah warga Inisial SR(52), SM(53) warga Pujiharjo RT 29 RW 06 Kec.Tirtoyudo di duga kayu tersebut berasal dari kawasan Hutan.

SR pemilik rumah saat di konfirmasi, “membeberkan Tumpukan Kayu yang berada di depan rumahnya tersebut nantinya akan di buat untuk kebutuhan membangun Rumah dan terkait pemotongan Kayu tersebut sudah mendapatkan ijin dan sudah mengetahui oleh oknum Mandor Perhutani Inisial SNR.

SNR Oknum Mandor Perhutani sendiri Saat di konfirmasi lewat Telpon Whatsapp,” Mengungkapkan tidak pernah memberikan ijin dan tidak ada pemberitahuan terkait pemotongan kayu hutan tersebut”bahkan membeberkan Terkadang Namanya sering di sebut oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,”Padahal tidak melakukan apa yang di sebutkan

“Para Tim awak Media RepublikNews, Kontras Independen, KPK independen dan lembaga MPPKKN akan terus Mendalami Terkait dugaan keterlibatan oknum Perhutani ini benar dan tidaknya, dan akan berkordinasi Sama dengan pihak-pihak terkait Nantinya ..Bersambung.. (Cahyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.