Habib Hadi Berikan Motivasi Pada Orang Tua Atlet Berprestasi Kota Probolinggo

Pobolinggo, RepublikNews –  Walikota Habib Hadi Zainal Abidin saat memberikan penghargaan dan uang pembinaan pada atlit Probolinggo, sesuai kebijakan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur, bahwa atlet yang saat ini melaksanakan Program Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) tidak diperkenankan ke luar daerah dari area pelatihan berkenaan dengan masih adanya Pandemi.

Oleh karena itu, atlet sebagaimana dimaksud tidak bisa hadir dalam kegiatan audiensi, sehingga para atlet diwakilkan oleh orang tua/wali atlet, jelas Plt. Ketum KONI Kota Probolinggo Agung Setiawan dalam laporannya dihadapan 10 orang tua/wali atlet, 4 orang pelatih cabor (anggar, panjat tebing, renang, atletik, tenis meja) dan segenap pengurus KONI Kota Probolinggo.

Dalam Audiensi Orang Tua Atlet Berprestasi Kota Probolinggo yang dilaksanakan di Hotel Bromo Park, Senin (30/11) pagi itu diberikan penghargaan sejumlah uang pembinaan guna lebih memotivasi atlet Kota Probolinggo yang berada di Puslatda PON untuk semakin semangat dalam persiapan menjelang PON, September 2021 mendatang.

Sementara itu terdapat 2 atlet yang tidak mendapatkan penghargaan, diantaranya adalah Ronald Bintang pada cabor triathlon. “Ronald berprestasi pada tingkat internasional, namun dikarenakan tidak adanya pengurus kota (pengkot) cabang olahraga triathlon di KONI Kota Probolinggo,” ungkap Agung.

Lebih lanjut Agung menjelaskan Daniel Purwanto pada cabor balap sepeda pun tidak mendapatkan penghargaan dalam sesi ini. “Dikarenakan PON Papua 2021 tidak mempertandingkan cabor balap sepeda, tertuang dalam SK KONI Pusat Nomor 24 Tahun 2019,” urainya.

Pelatih cabor Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Kota Probolinggo Erni Yusnita mengeluhkan minimnya sarana dan prasarana latihan anggar. Ia berharap kepada pemerintah dan KONI untuk bisa memfasilitasi sarpras yang tergolong mahal, diantaranya landasan permainan anggar (loper), rolling dan recording.

Mendapati laporan tersebut, Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin langsung merespon di tempat dan ia mengapresiasi gelaran audiensi semacam ini.

Menurut orang nomor satu di Kota Probolinggo itu ajang ini bisa menjadi tali silaturahmi, momen saling memberikan masukan, diskusi untuk putera-puteri terbaik Kota Probolinggo. “
Terima kasih, karena ini merupakan kegiatan yang positif, bagus dan bermanfaat. Yang paling penting adalah orang tua memberikan semangat pada anak-anaknya. Karena kunci keberhasilan anak berasal dari orang tuanya,” terangnya.

Pemerintah akan terus hadir di tengah-tengah masyarakat dan akan melakukan yang terbaik di dunia keolahragaan.
“Kita maklumi bersama adanya refocusing anggaran, sehingga keterbatasan dana KONI pun ikut berpengaruh dan dialihkan pada penanganan COVID 19,” cetusnya.

Kendati demikian pemerintah terus berkomitmen dan memperhatikan betul-betul apa yang sudah anak-anak lakukan terbaik sehingga berprestasi di kancah lebih tinggi.
Saya ingin KONI ke depan memperhatikan cabor-cabor yang berprestasi harus ada reward, support anggaran agar lebih meningkatkan fasilitas sarana dan prasarana latihan di masing-masing cabor,” imbuhnya.

Selanjutnya Habib Hadi pun mengutarakan keinginannya agar para atlet yang berprestasi itu bisa masuk ke sekolah-sekolah, berperan aktif ikut menjaring para siswa sekolah hingga ke pelosok daerah di Kota Probolinggo.

Pada kesempatan itu, juga diberikan uang pembinaan kepada 7 orang atlet Puslatda PON sebesar Rp 4 juta dan 3 orang atlet SKO Ragunan, SMANOR, PPLP sebesar Rp 2 juta.

Berlangsung penuh haru, wali kota pun menanyai satu per satu orang tua/wali atlet untuk menceritakan cikal bakal putera-puterinya terjun mendalami cabor yang menjadi minat dan bakatnya. Hadir pula Kepala Bidang Pemuda Olahraga Dispopar Didit Irwanto.

Reporter : Atman Kabiro Probolinggo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.