BAWASLU TUTUP PENDAFTARAN PTPS, 2 KECAMATAN DI BANYUWANGI BELUM PENUHI KUOTA

32 Views

BANYUWANGI REPUBLIKNEWS, Badan Pengawasan Pemilihan Umum (BAWASLU) Kabupaten Banyuwangi menutup Pendaftaran Pengawas Tempat Penghitungan Suara (PTPS) untuk Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) Serentak pada 9 Desember Tahun 2020.

Ketua Bawaslu Kabupaten Banyuwangi Hamim saat dikonfirmasi awak media Republiknews pada jumat (16/10/2020) mengatakan, meskipun sudah ditutup, terkait dengan pendaftaran pengawas TPS, pihaknya telah melakukan rapat bersama ketua – ketua pengawas Kecamatan (Panwascam) guna membicarakan hal – hal penting termasuk teknis di lapangan dan juga soal pengawasan TPS yang hingga saat ini masih minim.

” Padahal kita buka pendaftaran PTPS mulai tanggal 3 sampai 15 oktober untuk penerimaan berkas bagi pelamar. Namun, sampai saat ini jumlah pendaftar pengawas TPS dinilai masih minim dan belum memenui jumlah yang kita targetkan,” katanya.

Dari waktu tersebut, lanjut Hamim, terdapat sebanyak 7.430 pendaftar di 25 Kecamatan di Kabupaten Banyuwangi. Selama tahap pendaftaran penerimaan Pengawas TPS tersebut, Bawaslu selalu melakukan supervisi ke masing – masing kecamatan untuk mengetahui progres atau kendala yang terjadi.

” menurut acuan pada instruksi Bawaslu RI Nomor 0329 tahun 2020, pendaftar PTPS sebisa mungkin memenuhi 2 kali lipat dari kebutuhan. Sehingga karena total TPS di Banyuwangi berjumlah 3.745 pada pemilihan serentak kali ini, maka calon pengawas TPS yang dibutuhkan sebanyak 7.490 pendaftar.Dari 25 Kecamatan di Kabupaten Banyuwangi, sedikitnya 2 Kecamatan yang jumlah pendaftar PTPS nya masih belum memenuhi kebutuhan, antara lain kecamatan Kalibaru dan Glenmore. Berdasarkan presentasi pendaftar, Kecamatan Kalibaru masih kekurangan 48% kebutuhan sedangkan Glenmore kekurangan 41% kebutuhan. Selain dua kecamatan tersebut sudah memenuhi jumlah yang dibutuhkan”, terang Hamim.

Lebih lanjut Hamim menambahkan, untuk kecamatan yang presentase pendaftarnya paling besar adalah kecamatan Singojuruh dan Kecamatan Kabat.

” Didua kecamatan ini, jumlah pendaftarnya mencapai 110 persen dari kebutuhan. Sedangkan untuk Kecamatan paling kecil peminatnya adalah Kecamatan Kalibaru, hanya mencapai 52 persen dari kebutuhan. Dari hasil kajian Bawaslu Kabupaten Banyuwangi, kekurangan pendaftar di 2 kecamatan yakni Kalibaru dan Glenmore selain terkendala minimnya antusias masyarakat untuk mendaftarkan diri apalagi ditengah Pandemi Covid-19. Kendala lain berkaitan dengan rekrutmen PTPS persyaratan di antaranya usia minimal 25 tahun serta berpendidikan minimal lulusan SMA sederajat,” ucapnya.

Masih menurut Hamim, terkait dengan kekurangan tersebut, upaya Bawaslu Kabupaten Banyuwangi akan melakukan perpanjangan masa pendaftaran khusus di dua kecamatan yang kekurangan peserta, dengan deadline waktu tanggal 16 – 19 Oktober 2020.

“Harapannya dalam masa perpanjangan ini kecamatan yang kekurangan pendaftar jumlah pendaftar PTPS sudah terpenuhi. Selanjutnya kami akan menginstruksikan pengawas pemilu tingkat Kecamatan agar mengambil langkah strategis dan kreatif, jika sampai usai tahap perpanjangan jumlah pendaftar tidak juga memenuhi jumlah yang diharuskan, Sesuai dengan Pedoman Perekrutan PTPS dari Bawaslu RI bahwa batas perpanjangan pendaftaran bisa ditambah lagi, perpanjangan tahap kedua dibatasi sampai tanggal 26 Oktober 2020. Maka Bawaslu Kabupaten Banyuwangi tidak menutup kemungkinan akan memperpanjang waktu pendaftaran PTPS jika memang dirasa belum memenuhi capai target, untuk selanjutnya dilakukan Pengumuman Hasil Seleksi.”pungkasnya.

Reporter:
Supriadi
Kabiro Banyuwangi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.