Tekanan Presiden Dunia, Berhasil Bawa Rusia Ajak Pertemuan Armenia dan Azerbaijan

63 Views

Armenia, RepublikNews – Tekanan halus Pendiri dan Presiden the World Peace Committee 202 Negara HE Mr Djuyoto Suntani untuk memberi kemerdekaan kepada Nagorno-Karabakh, telah mendorong Rusia mengundang Menteri Luar Negeri Armenia dan Menteri Luar Negeri Azerbaijan bertemu di Moskow, Rusia.

“Pancingan Diplomasi Tingkat Tinggi Presiden the World Peace Committee HE Mr Djuyoto Suntani untuk memberi Kemerdekaan Nagorno-Karabakh sukses membawa Rusia mengundang Menteri Luar Negeri Armenia dan Menteri Luar Negeri Azerbaijan duduk berunding di Kota Moskow,” jelas Deputi Presiden the World Peace Committee untuk Kawasan Kaukasus HE Madam Susanna Gasparyan di Yereven, Armenia (9/10/2020).

Seperti diberitakan sebelum
ini, pada 7 Oktober 2020, untuk menyelesaikan perang Armenia Vs Azerbaijan, Presiden The World Peace Committee HE Mr Djuyoto Suntani mengirim Surat Khusus memberi Kemerdekaan Nagorno-Karabakh kepada Presiden Nagorno-Karabakh, dengan tembusan kepada Presiden Rusia, Presiden Armenia, Presiden Azerbaijan dan Presiden Turki.

Tekanan halus ini yang membuat Presiden Rusia mengundang Armenia dan Azerbaijan bertemu di Moskow (9/10/2020). Dulu Negara Rusia, Armenia dan Azerbaijan tergabung dalam Satu Negara Uni Soviet.

“Presiden Rusia terpanggil untuk menyelesaikan konflik Armenia dan Azerbaijan karena Presiden the World Peace Committee ambil solusi cerdas dengan memberi kemerdekaan pada Nagorno-Karabakh,” jelas Sekretaris Jenderal the World Peace Committee 202 Negara Prof Dr Francesco Paolo Scarciolla di Kota Matera, Italia, Eropa (9/10/2020). (red)

Reporter: Team Media WPC’202

, ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.