Ada-Ada Saja… Rumah Kustur Family Di Gruduk Orang Tak Dikenal Lantaran Putus Cinta

93 Views

Mojokerto, RepublikNews – Cinta tidak mengenal usia dan batasan, itulah fakta yang tidak bisa dipungkiri. Dari anak pelajar ataupun orang dewasa memang tak mengenal aturan selain membebaskan dan mencintai, sisanya adalah ekspresi keegoisan seseorang yang mau ngatur cinta ataupun yang tidak punya aturan saat mencintai.

Sesuai dengan namanya, unconditional love adalah kondisi saat seseorang mencintai pasangannya tanpa ada syarat apa pun. Mereka mencintai pasangannya tanpa ada batasan dan juga ekspektasi. Mereka hanya peduli soal kebahagiaan pasangannya tanpa mempedulikan bagaimana hal tersebut menguntungkan dirinya.

Saat Cinta diputus atau memutuskan tidak ada kata lain, memang menyakitkan. Berpisah dengan seseorang yang pernah menghabiskan waktu bersama pasti tidak mudah dan tidak ada yang enak Atas alasan apa pun, melihat orang yang tadinya di cintai menyakiti ataupun mungkin tersakiti.

Inilah fakta yang terjadi, seperti yang di alami “ZR” gadis pelajar SMP yang masih duduk di kelas 1 dan tinggal di desa Kemantren Gedek Mojokerto, sementara “J” pelajar kelas 3 SMP yang tinggal di Clangap Mlirip Mojokerto.

Singkat cerita ZR dan J menjalin hubungan hanya via Chatingan WhatsApp, mereka berdua belum pernah jalan bersama. Namun di tengah hubungannya BL kakak ZR meminta kepada ZR untuk memutuskan hubungan dengan J. Sementara J yang di putus oleh ZR tidak merasa terbebani dan menggangap itu hal biasa dan setelah itu juga tidak lagi menghubungi ZR.

Namun, tiba tiba BL kakak ZR dan Kedua orang tuanya bersama puluhan muda mudi menggruduk rumah J lantaran tidak terima atas putusan yang diambil ZR di campuri pihak ke tiga yaitu AL (teman JJ). Akibat dari situ rumah kediaman JJ, di gruduk puluhan muda mudi, Rabu malam 30/09/2020 jam 22.00 WIB.

AL adalah teman J satu RT di salah satu dusun wilayah Mlirip Mojokerto yang dalam hal ini hanya menenggarai dan bertanya ZR via WhatsApp kenapa memputuskan hubungan J…? Dan ternyata niat AL berbuntut Panjang. BL kakak RR tidak terima dengan hal itu. Akibatnya rumah kediaman AL pun ikut digruduk pula oleh BL dan orang tuanya beserta puluhan pelajar teman BL.

Dengan membwa 1 unit mobil jenis Avansa dan puluhan sepeda motor, Rombongan ini menyatroni rumah kediaman J dan AL, dengan menggedor gedor pintu dan berteriak meminta untuk keluar. Warga yang melihat keramaian kejadian ikut berhamburan keluar lantaran saat kejadian rumah J dalam keadaan kosong, karena kebetulan saat mereka datang, satu keluarga ini lagi berpergian ke Trowulan.

Rumah J dan AL yang tidak jauh dari pos kampling dan kebetulan saat kejadian masih banyak orang berjaga bersama beberapa tetangga, serta kerabat lain menemui puluhan orang yang tidak dikenal yang ada di rumah JJ dan AL.

Yan dan Ran warga stempat  yang juga masih keluarga Kustur Family menanyakan kepada FJ orang tua ZR dan BL, ada masalah apa kok ramai-ramai, apa tidak ada waktu yang tepat dan sopan layaknya orang bertamu ke rumah orang.
” Ini mau bertamu apa mau ngajak gegeran, kok malam malam gruduk rumah orang, kalaunada masalah selesaikan di jam yang tepat bukan malam malam begini” katanya.

Sementara BL saat di tanya warga mengatakan, dia perlu sama AL, yang menurutnya telah ikut campur urusan adiknya. Karena yang di cari tidak ada di rumahnya masing-masing karena kebetulan juga lagi pada keluar urusan keluarga. Rombongan ini pergi meninggalkan tempat.

Sambil mengenalkan dirinya dan asalnya, FJ orang tua ZR dan BL meminta maaf kepada warga setempat dan kemudian pergi meninggalkan lokasi. Dan BL sebelum meninggalkan lokasi sempat mengatakan akan kembali keesokan harinya untuk membuat perhitungan kembali.

Namun sampai hari ini kedatangan mereka yang di tunggu oleh keluarga J belum menampakkan diri. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.