Pelaku Seni Di Tuban Hearing Bersama DPRD dan Gugus Tugas Covid-19.

331 Views

Tuban, RepublikNews

Bertempat di ruang Paripurna  ,
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tuban bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tuban menerima hearing pelaku seni dan komunitas pariwisata yang tergabung dalam Dewan Kesenian Tuban, DPC PAMMI, DPC PAPRI, PSST, PEPADI, PARACUNDAKA, PSGT, Komunitas Wedding Organizer, Komunitas Panggung, PRANANITA, PRAMUGARI, Yayasan Sunan Bonang dan Asmoroqondi, Paguyuban Pokdarwis, UMKM, serta PHRI Tuban. Ada beberapa persoalan yang diadukan saat hearing berlangsung. Sabtu.04/07/2020.

Persoalan tersebut, berkutat pada nasib para pekerja seni dan pegiat wisata yang sudah berbulan- bulan menganggur, disebabkan adanya kebijakan penutupan wisata serta larangan menyelenggarakan efent akibat Covid-19.

Menanggapi keluhan tersebut, ketua DPRD Tuban, Miyadi, akan mengupayakan 7.015 pekerja seni dan komunitas pariwisata bisa beraktifitas lagi mulai 24 Juli atau tanggal 1 Idul Adha.
“Insya Allah mulai Idul adha nanti bisa beraktifitas lagi.” janji Miyadi.

Dalam melindungi pelaksanaan aktifitas para pekerja seni dan pegiat wisata nantinya, Miyadi mengatakan, bersama dengan Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19 Tuban akan segera menyusun payung hukum dalam bentuk Standart Opersional Procedure (SOP) yang berisikan sekian aturan protokoler untuk pelaksanaan aktifitas dimasa pandemi.

Miyadi pun menegaskan, jika pembuatan SOP itu, sebagai langkah yang harus diambil antara DPRD Tuban bersama Gugus Tugas, agar para pekerja seni serta komunitas pariwisata tidak lagi merasa kesulitan dalam mencukupi kebutuhan ekonominya.

“Bersama Gugus Tugas Covid-19, nantinya kita akan membuat payung hukum berupa SOP, sebab dengan adanya SOP tersebut , diharapkan bisa menjadi solusi bersama bagi pekerja seni dan komunitas pariwisata agar dapat melakukan aktifitas mereka kembali, sehingga tidak menerus mengalami tekanan akibat hilangnya sumber mata pencaharian.” paparnya.

Miyadi pun berpesan, agar nantinya semua pihak dapat menjalankan SOP tersebut secara tertib dan serius. Sehingga saat beraktifitas, bisa tetap aman dan terhindar dari penularan Covid-19.

“Jika SOP sudah terbentuk, kami berharap agar semua pihak menjalankanya dengan serius agar tetap aman dari penularan Covid-19.” pintanya.(@nt).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.