Humas LSM KANA Kecewa Dengan Para Medis RSUD Dr.Zubir Mahmud Aceh Timur Yang Terima Pasien PDP atau Covid-19 Rujukan Aceh Tamiang

448 Views

Aceh Timur Republik News
Iwan Humas LSM KANA kecewa kepada Para Medis RSUD dr.Zubir Mahmud soal pasien Rujukan PDP atau Covid-19 yang bernama M ( 52 ) dari Aceh Tamiang dan si M asli warga Aceh Tamiang kenapa di rujuk ke Aceh Timur, karena masih ada rumah sakit Lhokseumawe, Banda Aceh yang lebih lengkap di banding rumah sakit RSUD dr.Zubir Mahmud.
menurut Iwan Humas Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ) KANA, walaupun RSUD dr.Zubir Mahmud Aceh Timur adalah rumah sakit rujukan tapi APD kita belum lengkap, seharusnya Para Medis Pihak RSUD dr.zubir Mahmud pikir dulu sebelum ambil keputusan,karena keputusan yang di ambil pihak rumah sakit akan merugikan masyarakat Aceh Timur.
Tambah Iwan Humas LSM KANA mengatakan hal ini benar benar sangat merugikan masyarakat Aceh Timur karena di Aceh Timur selama ini masih di kenal dengan Zona hijau, dan di saat ada pasien PDP atau covid 19 yang berasal dari Aceh Tamiang, pasti supir ,perawat sudah jelas di isolasi, Iwan Humas LSM KANA bertanya kepada dr.Edi melalui pesan singkat WA kalau ada yang menular masyarakat Aceh Timur yang lain siapa yang akan bertanggung jawab……?
Lanjut Iwan Humas LSM KANA pihak Tim Gugus tolong jangan pikirkan anggaran 30,7 m, pikirkan juga nasip masyarakat Aceh Timur, jangan karena mikir uang 30,7 M, kalau seandainya tidak ada PDP atau covid 19 uang itu tidak bisa di amprah dan akan kembali ke kas daerah,jadi tolong jangan karena anggaran di duga pihak RSUD dr.Zubir Mahmud terima pasien PDP atau covid 19 walaupun APD belum standar, iya jangan karena uang lalu terima pasien tersebut, karena satu pasien biaya BPJS
tanpa komplikasi biaya perawatan di ruang ICU dengan ventilator Rp 15,5 juta,perhari dan tanpa Ventilator Rp 12 juta perhari, kemudian perawatan di ruang Isolasi tekanan negatif dengan Ventilator Rp 10,5 juta dan tanpa Ventilator Rp, 7,5 juta.

jadi Iwan Humas LSM KANA mengatakan pasien PDP atau Covid-19 Menurut hemat saya kecepatan rumah sakit juga pemerintah daerah di lapangan ditemukan kondisi bahwa situasi tersebut masih jauh dari kemampuan,
Oleh karena itu Iwan Humas LSM KANA mendorong pemerintah daerah untuk mengeluarkan kebijakan yang mampu mempercepat penyediaan sarana dan prasarana.lw

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.