Orang Asing Yang Masuk Wilayah Kabupaten Tuban Diperketat Pengawasannya.

121 Views

Tuban, RepublikNews

Gubernur Jawa Timur didampingi Wagub Jatim , Kapolda Jatim , Panglima Kodam Brawijaya menggelar video conference (vidcon) bersama Bupati/Walikota dan Forkopimda se-Jawa Timur, Minggu 29/03/2020. yang disiarkan Mapolda Jatim.

Bertempat di Mapolres Tuban, Wakil Bupati Tuban bersama Kapolres Tuban , Kasdim 0811/Tuban , dan pimpinan OPD serta pejabat Polres Tuban mengikuti vidcon tersebut.

Usai mengikuti vidcon, Wabup Tuban, Ir. H. Noor Nahar Hussein, M.Si., menyampaikan sesuai petunjuk Gubernur Jatim , Kapolda Jatim dan Pangdam perlu ditingkatkan upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Diperlukan langkah sinergi antara Pemkab ,  Polres dan Kodim 0811/Tuban untuk memaksimalkan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Tuban. Salah satunya dengan penyemprotan disinfektan pada fasilitas umum dan jalan-jalan yang padat.

Wabup Tuban menerangkan Pemkab Tuban bersinergi dengan Polres dan Kodim akan memperketat pengawasan kepada orang yang masuk ke wilayah Kabupaten Tuban. Pengawasan tersebut juga melibatkan RT, RW, Pemerintah Desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Lebih lanjut, dilakukan pendataan warga Kabupaten Tuban yang datang dari luar kota, terutama daerah merah (redzone). Warga tersebut akan dikategorikan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP). “Mereka akan diedukasi untuk isolasi mandiri untuk mencegah penyebaran Covid-19. Jika memang merasa kurang enak badan, warga diminta untuk melapor ke Puskesmas,” jelasnya.

Wabup Noor Nahar mengimbau agar masyarakat terus menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan rajin mencuci tangan dengan sabun , serta physical distancing. Masyarakat diharapkan mengurangi aktivitas di luar rumah yang tidak perlu serta tidak berkegiatan yang mengumpulkan orang.

Pencegahan penyebaran Covid-19, lanjut Wabup, memerlukan partisipasi dan kesadaran dari semua pihak, pemerintah , aparat , dan masyarakat. Penyebaran Covid-19 harus bisa dicegah karena dapat menulari lingkungan sekitar. “Pencegahan Covid-19 menjadi tanggung jawab kita semua,” tegasnya.(@nt).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.