Wisata Religi Di Tuban Sementara Waktu Ditutup

475 Views

Tuban, RepublikNews

Demi mencegah penyebaran Virus Corona, wisata religi di Tuban, yakni Makam Sunan Bonang, Makam Amsoroqondi, dan Makam Sunan Bejagung ditutup sementara oleh Pemkab Tuban, Rabu, 18/03/2020

Penutupan sementara ini menindaklanjuti edaran Bupati Tuban, tanggal 16 Maret 2020 Nomor: 440/1592/414.103/2020 perihal peningkatan kewaspadaan terhadap penyebaran virus corona. Selain tiga makam tersebut, penutupan juga berlaku untuk wisata religi lainnya.

“Semua wisata religi di Tuban sementara kami tutup hingga batas waktu yang tidak ditentukan,” ujar Sekda Tuban, Budi Wiyana.

Budi mengatakan, setelah ditutup rencananya tempat wisata religi tersebut bakal dilakukan pembersihan dan sterilisasi dengan cairan disinfektan. Untuk pembukaan kembali, ia menyatakan akan menunggu perkembangan situasi terkait penyebaran virus corona.

“Kami minta masyarakat juga tetap tenang dan selalu menjaga pola hidup bersih dan sehat,” paparnya.

Sementara itu, Camat Kota Tuban, Dani Ramdani bersama Danramil Kota, dan Kapolek Kota telah menemui pihak Yayasan Mabarrot Sunan Bonang Tuban untuk sosialisasi penutupan ini.

Rencananya, pamkab akan menutup 4 pintu dengan menggunakan banner pengumuman. Pertama ada di Terminal Kebonsari, Pantai Boom, Alun-alun depan Masjid Agung Tuban, dan pintu Barat Jalan Ronggolawe Tuban.

“Selain memasang banner pengumuman, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan petugas pemerintah kecamatan juga akan disiagakan di empat titik tersebut,” ujar Dani.

Ia mengimbau, kepada para pedagang di kompleks makam agar bersabar dengan adanya penutupan ini. Pasalnya, penyebaran virus corona ini merupakan bencana nasional.

“Pedagang dan masyarakat diminta tidak panik dan tetap tenang. Mari bersama-sama saling memahami kondisi saat ini, semoga Tuban tetap aman,” tandasnya.

Mengenai penutupan itu, Pengurus Yayasan Mabarrot Sunan Bonang Tuban, Zakariya memberikan apresiasi kepada pemkab yang bertindak cepat. Menurutnya, sebelum adanya surat penutupan sementara, pihak yayasan juga sudah melakukan antisipasi. Di antaranya, menyediakan tempat cuci tangan dan pengecekan suhu badan pada peziarah.(@nt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.