Bimtek KPPIT Pakan Ternak di Gondang Wetan Pasuruan

114 Views

Pasuruan, RepublikNews – Bimbingan teknis Sosialisasi Kegiatan Peningkatan Produksi dan introduksi Teknologi (KPPIT) Pakan Ternak di Gondang Wetan Pasuruan. Acara di hadiri oleh beberapa kelompok tani yang sudah terdaftar.

Terdapat 4 kelompok tani yang hadir di anraranya kelompok tani CV. Sukajaya Kecamatan Rejoso Kelompok tani CV. Sudi Makmur 1 Kepu Kejayan, kelompok tani CV. Tegalarum Pakijangan Wonorejo dan kelompok tani CV. Sri Rejeki Pasrepan.4 kelompok tani ini mempunyai legalitas yang jelas dan semua direkomendasi oleh bupati Pasuruan Irsyat Yusuf.

Ir. M .Safi’i dari praktisi pakan ternak memberikan arahan kepada para yang hadir,” tujuan sosialisasi ini untuk meningkatkan kemampuan para petani dan membuat pakan ternak yang bergizi, sehat dan alami,”terangnya.

“membuat persiapan pakan ternak yang mudah di cari dan membuat penggemukan pada ternak – ternak sapi atau kambing unggulan di wilayah Pasuruan,” tambahnya.

Narasumber dari praktisi pakan ternak menyampaikan di hadapan para undangan tentang teori dan praktek mengembangkan pakan ternak. Lebih efisien dan tepatnya menggunakan rumput atau dedaunan di campur dengan bahan cairan seperti tetes tebu atau katul dengan tujuan mempercepat daya rangsang makan agar bisa lebih gemuk sehat dan cepat reproduksi perkawinan.

Sementara itu Jalal dari kelompok tani Pasrepan, menyampaikan terkait proses perkawinan silang, beberapa pertanyaan tentang perkawinan silang ia tanyakan kepada panitia. Diantaranya terkait penyediaan bibit dan biaya kawin suntik terhadap sapi ternak.

Dari kelompok tani Tegalarum Wonorejo juga menyampaikan 3 hal yaitu mengharapkan dinas peternakan menyediakan obat sakit khusus hewan ternak, yang kedua memohon bantuan sapi jenis Limusin dan Birma, yang ketiga untuk mengurangi beban peternak bilamana ada suatu masalah pada hewan yang sakit di harapkan dari para petugas dinas untuk segera sigap menangani.

http://www.republiknews.id/2020/03/17/selain-sidoarjo-perusahaan-rokok-ilegal-di-duga-juga-marak-di-pasuruan/

 

Sedangkan dari kelompok tani Sudi Makmur yang di wakili Muntolip dalam penyampainya mengharapkan pemerintah khususnya dinas peternakan kabupaten Pasuruan untuk bisa menyediakan pasar bibit sapi dan melakukan pengawasan yang lebih baik karena kendala yang di alami peternak sapi atau kambing hanyalah pada penjualan dan tidak terrsedianya obat-obatan.

Lebih lanjut di penghujung acara penyampaian dan tanya jawab, Solim dari kelompok tani Suka Jaya Patuguran dalam penyampaiannya kepada panitia meminta kepada dinas terkait untuk menyediakan alat-alat seperti penggilingan rumput dan Sabit untuk mencari rumput. (Man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.