Bupati Serdang Sumatra Utara Kunker Revitalisasi Budaya Ke Aceh Timur

297 Views

IDI, RepublikNews – Bupati Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumetera Utara, Ir. H Soekirman bersama rombogan melakukan kunjungan kerja revitalisasi Budaya kabupaten Serdang Bedagai ke Kabupaten Aceh Timur. Rombongan disambut langsung oleh Bupati Aceh Timur, H. Hasballah Bin H.M. Thaib, S.H dan Sekretaris Daerah M. Ikhsan Ahyat, S.STP. M.AP, dan kepala OPD Dalam Lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, di pendopo Idi, Senin, 2 Maret 2020.

Dalam kegiatan berlangsung sejak pukul 9.00 pagi itu kedua kabupaten ini saling menunjukan kebolehan budayanya dengan menampilkan berbagai tarian lokal. Para tamu se isi pendopo tampak larut menikmati tradisi tarian dari masing – masing daerah itu.

Iskandar,S.Kom Plt Sekretariat Baitul Mal Aceh Timur 2020

 

Kabupaten Serdang Berdagai membawa 4 tarian diantaranya, Wayang Orang, Tarian Melayu, Tari Multi Etnis dan pantun. Sementara Kabupaten Aceh Timur ikut menampilkan, Panton Semapa, tarian Pemulia Jame, Seudati dan Saman Gayo.

Bupati Serdang Bedagai Ir. Soekirman , merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Pemkab Aceh Timur yang telah mempersilahkan para pelaku Budaya Sergai untuk melakukan kunjungan dalam rangka menggali dan melestarikan budaya lokal.

“Selain menjaga hubungan silaturahmi, kedantangan kami ke Kabupaten Aceh Timur adalah untuk mencari dan mengali serta melestarikan budaya lokal, khususnya budaya Aceh. Kita ketahui bersama Aceh Timur punya histori religi yang kental, maka sepatutnya nilai budaya ini digiatkan kembali agar tidak hilang,” ujar Soekirman.

Kunjungan Kerja Gubernur Jawa Timur di Kabupaten Madiun

 

Dicatatan sejarah, lanjut Soekirman, kabupaten Aceh Timur merupakan sejarah islam pertama yang masuk ke asia Tenggara dibawah nahkoda kerajaan Peureulak. Pesisir daerah kabupaten ini juga pernah diendus oleh berbagai kerajaan bahkan Marcopol pun pernah berlayar ke kabupaten ini.

“ Situs- situs sejarah perlu dibugarkan kembali. Aceh Timur kaya akan budaya Islam dan sejarah kerajaan bergaung di seluuruh dunia,” cetus Soekirman.

Soekirman menambahkan, revitalisasi budaya ini perlu dilaksanakan agar genersi bangsa Indonesia kedepan tidak mengurangi minatnya dalam melestarikan budaya. “Indonesia kaya dengan keanekaragaman budayanya. Terdapat banyak suku bangsa dan kebudayaan. Maka revitalisasi budaya penting sebagai upaya peduli dan merawat budaya kedepannya,” ucap Soekirman.

Sementara itu Bupati Aceh Timur, H. Hasballah Bin H. M. Thaib, SH, dalam sambutanya mengatakan kabupaten Aceh Timur merupakan salah satu kabupaten baru yang berada dibagian timur provinsi Aceh. Di Kabupaten ini terlihat dari banyaknya suku-suku di Indonesia yang menetap di Kabupaten Aceh Timur dan mereka sudah menjadi satu bagian yang tak terpisahkan dari Kabupaten Aceh Timur.

Warga Jamborhat Banda Alam Meminta Pihak Terkait Periksa Dana Rumah Rehab

“Kita patut bersyukur kepada Allah, karena kemajemukan penduduknya, membuat Aceh Timur menyimpan potensi budaya multi etnis, yang apabila dikemas dengan baik akan menjadi asset yang ternilai harganya,” Kata Bupati Yang Akrab dipanggil Rocky ini.

Dihadapan tamu undangan, Bupati juga memaparkan kondisi keamanan kabupaten Aceh Timur telah sangat kondusif pasca konflik melanda Aceh. Rocky juga menyampaikan daerah yang dipimpinnya ini juga mulai dilirik potensi alamnya oleh berbagai investor lokal dan asing.

“Kita tidak henti- hentinya berkerja untuk memajukan kabupaten Aceh Timur. Maka selaku pemerintah Aceh Timur sangat berharap pertemuan ini menjadi ajang Promosi bahwa kabupaten ini sangat aman untuk dikunjungi,” pungkas Bupati Aceh Timur.
(I/R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.