Kepala Dinas Kesehatan Dampingi Bupati Tuban Resmikan Puskesmas Jatirogo.

779 Views

Tuban, RepublikNews – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban dr.Bambang Priyo Utomo mendampingi Bupati Tuban H. Fathul Huda meresmikan UPTD Puskesmas Jatirogo, di desa Sidomulyo, Kecamatan Jatirogo. Selain itu, Bupati Tuban juga meresmikan Gedung Rawat Inap Puskemas Bangilan. pada Rabu.12/02/2020.

Turut hadir pada kegiatan ini, Kepala Diskominfo Tuban , Kabag Kesejahteraan Rakyat ,  Kabag Umum, Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Tuban , Camat dan Forkopimka setempat.

Ratusan Pekerja FSKAP-SI Unjuk Rasa , Menolak Kebijakan PT.Semen Indonesia.

Peresmian ini menjadi rangkaian kunjungan Bupati Tuban di kecamatan Jatirogo , Kenduruan dan Bangilan , pada kesempatan ini Bupati Tuban juga mengunjungi sejumlah keluarga penderita stunting dan menyerahkan paket makanan bergizi.

Seusai peninjauan, Bupati Tuban menyampaikan apresiasi atas berdirinya Puskesmas Jatirogo. Pembangunan Puskesmas ini menjadi salah satu langkah Pemkab Tuban untuk memberikan pelayanan kesehatan masyarakat.

“Pelayanan kesehatan harus terus ditingkatkan karena termasuk kebutuhan pokok yang harus dipenuhi,” ungkapnya.

Pembangunan Puskesmas Jatirogo ini menggunakan dana APBD Kabupaten Tuban mencapai 5 milyar.
Lebih lanjut, keberadaan Puskesmas akan memudahkan masyarakat untuk berobat. Dengan kemudahan tersebut akan mempercepat penanganan medis yang diperlukan dan menekan biaya berobat.

Pemkab Tuban juga akan terus meningkatkan sarana pendukung lainnya, termasuk tenaga medis. Dari 33 puskesmas di Kabupaten Tuban, 30 puskesmas telah memiliki dokter gigi.
“Sisanya akan segera dilengkapi,” jelasnya.

Melalui Diknas , Pemkab Tuban Keluarkan Surat Larangan Perayaan Hari Valentine

Bupati menginstruksikan agar Dinas Kesehatan dan Puskesmas memberi perhatian lebih akan adanya penderita stunting , tercatat, angka stunting di Kabupaten Tuban tahun 2019 hanya 17 persen dari total penduduk Kabupaten Tuban.
Dia menekankan agar pihak terkait terus mengawasi kebutuhan gizi serta semakin menggiatkan sosialisasi tentang angka kecukupan gizi. Keluarga anak penderita stunting juga diminta aktif bertanya mengenai kebutuhan gizi anak.(@nt).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.