Pesilat PSHT Meninggal Dunia Saat Mengikuti Latihan Beladiri

Jombang, RepublikNews.

Reno Sandi Saputra, seorang pelajar anggota Pencak Silat Perguruan Setia Hati Teratai (PSHT) asal Dusun Jatidrenges, Desa Kedungjati, Kecamatan Kabuh, kabupaten Jombang, meninggal dunia saat mengikuti latihan Beladiri di pekarangan rumah Hentri, Kamis, 26 Desember 2019, 21.00 wib.

Korban di duga meninggal dunia lantaran tidak kuat menerima latihan beladiri yang dilakukan oleh terlapor Moch. Arifin (16), Pelajar SMK, asal Dusun Jatidrenges, Desa Kedungjati, kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang. Usai kejadian, petugas mengamankan barang bukti baju korban.

Baca Juga:  Pemkab Tuban Gelar Upacara Hari Jadi Jatim ke-74 .

Kapolsek Kabuh AKP Rudi Darmawan menyampaikan kejadian berawal saat korban bersama dengan 6 temanya mengikuti latihan beladiri. Saat itu sang pelatih Moch. Arifin (16), memberikan latihan tendangan yang mengarah ke ulu hati, dan selanjutnya latihan otot perut.

“Tiba-tiba korban merasa pusing dan sesak nafas. Selanjutnya korban dibawah teman-teman nya ke Puskesmas. Namun naas, tiba di Puskesmas Kabuh, korban sudah dinyatakan meninggal dunia,” imbuh AKP Rudi. (Pur)

Baca Juga:  Meski Diprotes User PBT Yang Melakukan Demo, Peletakan Batu Pertama Pasar Modern Ha-Ka Style Tetap Berlanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!