Pertemuan Koordinasi Penentuan Tatanan Kabupaten Sehat Tahun 2019.

183 Views

Tuban, RepublikNews.

Menempati ruang rapat lantai 3 gedung Setda Kabupaten Tuban  , Pertemuan Koordinasi Penentuan Tatanan Kabupaten Sehat Tahun 2019 digelar Pemerintah Daerah Kabupaten Tuban melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban , pada Kamis,14/12/2019.
Hadir pada kesempatan itu 15 orang dari Forum Kabupaten Sehat , Tim Pembina Kabupaten Sehat 32  orang  , sebagai Nara sumber adalah Ahmad.SKM.M.Kes dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban , Dr.Ir.Budi Wiyana.M.Si dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, Lulut Purwanto.DCN mengajak kepada seluruh yang hadir untuk senantiasa mensyukuri nikmat yang Allah SWT berikan, sebab untuk mewujudkan Kabupaten Sehat,sehat lingkungannya, sehat sikap dan perilaku masyarakatnya.
“Sesuai dengan harapan kita semua ” Rakyat Sehat Negara Kuat” makna dari kalimat tersebut adalah perlunya kesadaran, kemauan dan kemampuan semua komponen bangsa untuk mewujudkan rakyat sehat sebagai sumber kekuatan ketahanan bangsa yang tangguh.” pintanya.

Budi Wiyana menegaskan bahwa kesehatan itu merupakan karunia Allah SWT yang sangat berharga dan merupakan salah satu hak dasar manusia, serta salah satu dari tiga faktor utama selain pendidikan dan pendapatan yang menentukan indek Pembangunan sumber daya manusia.
“Peningkatan derajat kesehatan masyarakat akan memberikan sumbangan nyata dalam meningkatkan daya saing bangsa yang sangat diperlukan dalam era globalisasi.” tegas Budi Wiyana.

Kesehatan merupakan investasi bagi pengembangan sumberdaya manusia dan perlu terus dipromosikan diberbagai jenjang administrasi oleh berbagai pihak, baik pemerintah, swasta dan masyarakat, serta semua komponen bangsa dinegeri tercinta ini guna mencapai sustainable development goals.

Kabupaten sehat merupakan salah satu pendekatan pembangunan kabupaten yang lebih mendorong masyarakat sebagai pelaku pembangunan dalam mewujudkan perbaikan lingkungan fisik, sosial dan budaya secara terus menerus dengan pemerintah sebagai fasilitator.

Mantan Kepala Bappeda itu dalam sambutannya menerangkan jika tujuan dari program kabupaten sehat adalah tercapainya kondisi kabupaten untuk hidup dengan aman, nyaman dan sehat bagi warganya melalui upaya peningkatan kualitas lingkungan Fisik, sosial dan budaya secara optimal sehingga dapat mendukung peningkatan produktivitas dan perekonomian wilayah.
” Suatu Kabupaten dapat dinyatakan telah melaksanakan pendekatan kabupaten sehat, apabila Desa/Kelurahan yang direncanakan dapat melaksanakan pendekatan desa/kelurahan sehat melalui Pokja desa/kelurahan sehat dan melalui tahapan proses manajemen yang melibatkan seluruh masyarakat untuk menempuh sasaran yang telah disepakati bersama.” katanya.

Tatanan Kabupaten sehat dikelompokkan berdasarkan kawasan dan permasalahan khusus , untuk tahun yang lalu ada dua kelompok yaitu Kawasan Permukiman Sarana dan Prasarana Umum dan Kehidupan Masyarakat Yang Mandiri dan dalam Pertemuan ini ada dua penambahan kawasan yaitu Kawasan Sarana Lalu Lintas Tertib dan Pelayanan Transportasi dan satunya lagi yaitu Ketahanan Pangan dan Gizi.

Terpisah , Kasi Promkes dan Pemmas pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, Windu Budiati. SKM , pada Rnews Tuban mengatakan ,
“Dengan adanya penambahan tatanan tersebut diharapkan OPD/ instansi terkait dapat mendukung kegiatan tersebut dengan dibuktikan adanya  keberhasilan program dan prestasi atau penghargaan yg didapat sehingga dapat di gunakan sebagai data dukung untuk verifikasi Kabupaten Sehat pada tahap selanjutnya.” tegas Windu.(@nt).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.