Bimtek Evaluasi Sistem Monitoring dan Evaluasi Pembangunan

342 Views

Ngawi, RepublikNews

Badan Perencanaan Pembangunan,Penelitian dan Pengembangan(Bappelitbang) Ngawi mengadakan Bimbingan Teknis(Bimtek) Evaluasi Sistem Monitoring dan Evaluasi Pembangunan (SMEP) selama tiga hari pada tanggal 30 september sampai dengan 2 oktober 2019 di Hotel Amarelo Solo.Acara ini diikuti oleh User SMEP dari 47 OPD sekabupaten Ngawi sebanyak 54 orang.

Dalam rangka meningkatkan pelaksanaan pemerintahan yang lebih berdaya guna berhasil guna,bersih dan bertanggung jawab,serta untuk lebih memantafkan pelaksanaan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah sebagai wujud pertanggung jawaban dalam mencapai tujuan pembangunan daerah,pemerintah telah mengeluarkan berbagai panduan dan peraturan yang menjadi dasar bagi pemerintah daerah,baik propinsi maupun kabupaten/kota untuk melaksanakan kegiatan prmsntauan dan evaluasi pembangunan di daerahnya.

Bappelitbang selaku kordinator monitoring dan evaluasi pelaksanaan pembangunan turut melakukan upaya dengan melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan dikabupaten Ngawi.

Pelaksanaan monev ini didukung oleh keberadaan aplikasi Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi Pembangunan SMEP yang berbasis internet “Web Based” untuk memudahkan dan mempercepat proses penilaian dan pelaporanya.

Monitoring dan evaluasi yang telah dilaksanakan dengan adanya formulasi baru yaitu Evaluasi Kerja dan Kinerja dengan sistem perankingan diharapkan memberikan dampak yang positif kepada seluruh OPD dikabupaten Ngawi sebagai pemacu untuk lebih mengoptimalkan sumber daya dan anggaran yang ada di OPD untuk meraih target dari setiap indikator program dan kegiatan yang telah ditentukan.

Sebagai nara sumber dari PT Lexion Surabaya selaku vendor penyusunan aplikasi SMEP dengan penyelenggara kegiatan Bidang Perencanaan,Pengendalian,dan Evaluasi Pembangunan daerah Bappelitbang kabupaten Ngawi,selaku kepala Bidang Irine Sulistyowati S.STP,M.Si.

“Pada Bimtek Evaluasi SMEP ini,User SMEP diharapkan dapat mensinkronkan kembali arus kas PAPBD 2019 sesuai dengan perencanaan pelaksanaan kegiatan untuk mencapai target kinerja yang telah ditentukan.Sinkronisasi ini diperlukan guna menyamakan data pagu PAPBD 2019 dengan data yang ditarik dari E-Budgeting,sekaligus mengisi aliran kas PAPBD serta mengubah target indikator kinerja pada program dan kegiatan yang terdapat perubahan pagu anggaran”.

Kepala Bappelitbang Ngawi,Indah Kusuma Wardhani mengharapkan dengan telah diimplementasikan aplikasi SMEP,maka akan membawa tanggung jawab atau konsekuensi yang baru pula yaitu harus ada perubahan dalam cara berfikir/mindset yang baru dari Sumber Daya Manusia (SDM) terkait,bahwa aplikasi sebagus apapun tanpa didukung oleh SDM yang memiliki motovasi,disiplin,tanggung jawab dalam bekerja,maka tidak akan optimal dalam meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah kabupaten Ngawi.

Aplikasi yang dibangun ini dapat memberikan manfaat dan dukungan penuh atas kegiatan yang berlangsung dalam menyediakan sebuah sistem informasi manajemen yang menangani proses Monitoring dan Evaluasi tang mudah,cepat,akurat dan informatif.Dan kami ucapkan terima kasih banyak kepada PT Lexion Surabaya yang telah banyak membantu dalam membangun sistem informasi managemen SMEP ini,tutupnya.(Adv.Nurita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.