SATU ORANG TEWAS,MOBIL RINGSEK TERTABRAK KERETA API MUTIARA TIMUR

208 Views

Banyuwangi RepublikNews – Sebuah kecelaka’an maut kembali terjadi di jalur perlintasan kereta api tanpa palang pintu, tepatnya masuk dusun Sidodadi, Desa Tegalharjo, Kecamatan glemore, Banyuwangi pada minggu ( 6/10/2019).

Mobil isuzu panther bernomor polisi DK 1734 BD yang di kendarai Moh Saini bersama istri dan anaknya yang masih balita, tertabrak kereta api mutiara timur hingga terpental kurang lebih 20 meter dari lokasi tabrakan, di duga pengendara mobil isuzu panther , Moh Saini(44) warga dusun kampung baru, Desa Margomulyo, Kecamatan Glemore ini tidak mengetahui adanya kereta api yang akan melintas, sehingga tabrakan tak terelakkan.

Satu orang meninggal dunia bernama Hesti Wijaya Ningrum(30) sedangkan Abdullah(2) dalam kondisi kritis dan dibawa ke RS Bakti Husada, Glemore, keduanya adalah istri dan anak dari sopir mobil, satu meninggal dunia di TKP, satu anak kritis dan sudah di bawa ke RS Bakti Husada, sementara sopir, Moh Saini hanya luka lecet,” ujar kanit laka satlantas polres Banyuwangi IPDA Ardhi Bita Kumala pada minggu (6/10/2019)

Kronologi kecelaka’an, kata Ardhi, sa’at pengendara tak mendengar peringatan klakson kereta yang akan melintas dari arah barat, bunyi klakson baru di dengar setelah dekat dengan lokasi kejadian , kereta api dari arah barat ke timur atau dari arah surabaya ke Banyuwangi langsung menemper mobil itu,’ tambahnya.

Korban meninggal dan yang kritis tersebut , kata IPDA Ardhi, karena keduanya duduk di kursi depan sebelah kiri, sehingga tertabrak langsung dengan kereta api, sementara kondisi kendara’an ringsek tak terbentuk , kami menghimbau kepada pengendara untuk berhati – hati sa’at akan melintas, khususnya jalur yang tak dijaga dan tak berpalang pintu,” pungkasnya.( Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.