Cabor Paralayang Selalu Dikawal Tim Rescue dan Medis.

218 Views

Tuban, RepublikNews.

Kesuksesan penyelenggaraan Porprov VI  Jatim 2019 di Kabupaten Tuban,  memerlukan keterlibatan semua pihak. Salah satunya adalah sinergitas antara tim Rescue dari BPBD dan tim medis Bumi Wali.

Cabor Paralayang yang dihelat di bukit Glodakan, Desa Trantang, Kecamatan Kerek, Tuban menjadi perhatian lantaran dinilai rawan terjadi insiden. Hal ini memerlukan kesigapan dari tim rescue dan medis yang bertugas di venue tersebut.

Salah satu anggota tim Medis, dr  Rika Triana mengungkapkan, kerja sama yang baik antara tim medis dan rescue menjadikan penanganan terhadap atlet yang mengalami insiden menjadi lebih cepat. Tim rescue yang disiapkan  BPBD sigap mengevakuasi atlet jika terjadi insiden. Kemudian diteruskan oleh tim medis yang cekatan dan terampil dalam memberi pertolongan pertama.

Kepala Puskesmas Kerek Dokter Rika,  menjelaskan,  setiap harinya di titik take off dan di titik landing disiagakan masing-masing satu tim medis, terdiri dari seorang  dokter, dua perawat, dan seorang supir lengkap dengan mobil ambulan dan peralatan medis.

Sedangkan untuk tim rescue, di titik peluncuran disiapkan empat orang. Di titik pendaratan ada lima personil yang disiapkan BPBD Tuban.

Selama penyelenggaraan Porprov di Tuban atlet paralayang yang mengalami insiden tidak sampai luka serius. “Alhamdulillah, tim medis dapat menangani dengan baik, bila memang diperlukan penanganan serius, tim medis akan merujuk ke RSUD dr. R. Koesma, tim medis pada Cabor Paralayang melibatkan sejumlah pegawai Puskesmas lain sekitar Kerek. Tujuannya  agar pelayanan kesehatan bagi masyarakat tidak terganggu.
“Kami saling support agar Porprov berjalan dengan lancar dan aman.” jelas Dokter Rika mengakhiri.

Ayo.. Sukseskan…!
Porprov VI Jatim Tahun 2019.
Mimpi Tidak Diam. GAINING THE DREAM. Tuban,6-13 Juli 2019.(@nt).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.