Kencangnya Angin menjadi Tantangan Bagi Atlet Cabor Paralayang.

288 Views

Tuban, RepublikNews

Terik matahari yang sangat menyengat dan angin yang kencang menjadi venue yang menantang bagi para Atlet paralayang
Atlit dari Cabang Olahraga Paralayang di Pekan Olahraga Provinsi ( Porprov ) VI Jawa Timur harus bersabar untuk saling unjuk kemampuan. Sejumlah atlit harus menahan diri untuk terbang karena kondisi angin yang kurang bersahabat.

Angin di bukit Glodakan, di Desa Trantang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, tempat kejuaraan paralayang berhembus cukup kencang. Panitia pelaksana belum berani mengijinkan atlit untuk terbang dengan alasan keselamatan.

Jadwal yang disepakati bersama peserta tidak bisa tepat waktu.
Semestinya acara di mulai jam 13.00 siang ini, Selasa, O2/O7/2019, tapi sampai pukul 16,30 wib angin masih terlalu kencang. Pantauan di lapangan, baru sekitar pukul 16,38 wib angin mulai stabil sehingga beberapa atlit melakukan percobaan sebelum di mulai kejuaraan.

“ Kecepatan angin sempat di atas 25 knot, padahal untuk bisa terbang kecepatan angin harus di bawah itu,harus bersabar mas.”kata Kordinator Paralayang, Arif Soebakti pada Rnews Tuban.

Sebagai informasi.
Kejurprov Paralayang ini di ikuti atlit dari Kabupaten Tuban, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Probolinggo, Kota Batu, Kabupaten Blitar, Kabupaten Ngawi, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Jombang dan Kabupaten Bondowoso.

Kejurprov VI Jatim 2019 untuk Cabor Paralayang, sebanyak 38 atlit akan berada di nomor Akurasi Individu Putra, 27 atlit di nomor Akurasi Individu Putri, 38 atlit di nomor Akurasi Beregu Putra, 28 atlit di nomor Akurasi Beregu Putri, 32 atlit di nomor Lintas Alam Jarak Terbatas Beregu Putra dan 26 atlit Lintas Alam Jarak Terbatas Beregu Putri.

Sesuai jadwal,Cabor paralayang ini mulai tanggal 1-9 Juli 2019.(@nt).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.