Limbah Medis RSUD Blambangan Dikeluhkan Warga

26 Views

Banyuwangi RepublikNews – Penanggulangan dan Pengelolaan Limbah medis yang ada di RSUD Blambangan Di duga menyalahi aturan. dengan menimbun limbah medis.

Limbah medis RSUD Blambangan Banyuwangi yang hanya di timbun di duga tidak memiliki tempat khusus untuk menimbun limbah medis berdampak pada pencemaran lingkungan.

warga yang berada di lingkungan sekitar RSUD Blambangan mengeluhkan dampak dari limbah medis RSUD Blambangan. Salah satu warga yang enggan disebut namanya saat di temui oleh awak media mengungkapkan sering mengalami gangguan pernafasan dari asap pembakaran limbah medis dan sumur di rumahnya yang beraroma obat obatan.

” ya asapnya itu mas yang membuat sesak’ cerobong asap kalau dari belakang RSUD kan pendek asapnya masuk kerumah warga belum lagi sumur kadang mengeluarkan bau yang tidak sedap belum lagi limbah cair yang masuk ke sungai itu masuk ke sumur warga” keluh warga yang tinggal di belakang RSUD Blambangan.

Limbah medis yang dihasilkan oleh RSUD Blambangan 1,2 ton per minggu dalam penanganan dan pengelolaan yang tidak benar jelas akan mencemari lingkungan.

awak media yang hendak mengkonfirmasikan permasalahan limbah RSUD ke Plt Direktur RSUD Blambangan Dr Siti Aisyah Anggraeni tidak dapat ditemui diarahkan ke stafnya. ” saya lagi sibuk langsung ke p wayan ,” jelasnya via pesan WhatsUp.

Awak media yang kesulitan untuk menemui pihak RSUD Blambangan mengkonfirmasi Bu Yeni salah satu staf  RSUD yang menangani Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) saat di tanyakan masalah pengelolaan limbah di RSUD Blambangan malah enggan menjawab konfirmasi mengarahkan untuk datang ke RSUD yang jadwalnya akan di tentukan.

“nanti saya konfirmasikan dulu karena ini saya masih rapat Mohon maaf pak, akan lebih baik kalau konfirmasinya ke atasan kami yaitu pak Faiz atau bu Tutik Atau langsung menghadap beliau
Besok akan kami konfirmasi dengan beliau karena besok di RS ada acara lomba antar ruangan nanti saya konfirmasikan, dapat data dari mana pak,” paparnya. (narto/ris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.