Mbok Gini Nenek 74 Th Korban Pencurian dan Penganiayaan

167 Views

Mojokerto,RepublikNews – Pencurian dengan kekesaran menimpa Mbok Gini (74 th) warga dusun Glatik RT.05 RW.04 Desa Watesnegoro Kec.Ngoro Kabupaten Mojokerto pada hari Minggu, 26 Mei 2019 sekitar jam 23.00 Wib. Korban saat ini berada di RSU. Pusdik Brimob Watukosek Gempol Pasusuruan.

Saksi mata yang melihat korban hendak dibawa ke Rumah Sakit mengatakan bahwa korban sempat dianiaya oleh seorang pencuri terlihat dari kondisi wajah korban yang penuh benjolan karena pukulan dan dadanya juga bengkak dan gosong. Pencuri merampas kalung yang dipakai korban seberat 25 gram. Menurut penuturan korban, Pencuri memakai baju hitam dan celana hitam dan memakai tutup wajah hitam sehingga hanya kelihatan matanya saja.

Kades Watesnegoro Sampurno, SPd dan Partono Kepolo Dusun Glatik serta dua orang Polisi dari Polsek Ngoro segera datang ke TKP atau rumah bok Gini setelah menerima laporan. Atas permintaan Polisi korban kemudian dibawa oleh para tetangga ke RS.Pusdik Brimob. Disamping merampas kalung, pencuri juga membawa sejumlah uang korbam yang ditaruh dibawah bantal.

Dari kondisi rumah yang tidak rusak sedikitpun kaca, pintu dan cendela maka diprediksi maling sudah masuk kedalam rumah bok Gini sore hari kemudian bersembunyi di bawah tempat tidur. Baru jam 21.00 Wib maling mulai melakukan aksinya.

Sekiitar jam 23.00 Wib maling keluar melalui pintu belakang setelah berhasil membawa barang curiannya. Bok Gini oleh maling diikat tangannya dan ditutup kain mulutnya.

Setelah maling pergi bok Gini bisa membuka cendela dan teriak2 minta tolong. Baru kemudian para tetangga berdatangan menolong dan kemudian melaporkan kejadian.

Diduga pencuri tidak jauh dari lokasi rumah bok Gini. Karena menurut penuturan korban malingnya sempat bertanya Mana uangmu yang baru dapat arisan ? Memang seminggu yang lalu korban dapat arisan. Disamping itu kemarin bok Gini kehilangan uangnya sebesar Rp.500.000,-.(rodji).

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.