PELATIHAN PENGOLAHAN HASIL PRODUKSI PETERNAKAN

51 Views

NGAWI REPUBLIKNEWS – Sebagai langkah pemerintah kabupaten Ngawi untuk terus menumbuhkan dan mengangkat ekonomi masyarakat khususnya ekonomi masyarakat tani ternak didesa, melalui Dinas Pertanian dan Peternakan malakukan pelatihan terhadap ibu-ibu tani diwilayah Ngawi. 29/04/2019

Pelatihan yg dilaksanakan di gedung Notosuman Ngawi yang diikuti oleh kelompok ibu-ibu tani ternak dari sembilan belas(19) kecamatan yang ada dikabupaten Ngawi. Selain berbagai materi pelatihan tentang cara pengolahan bahan makanan hasil produksi peternakan yang diberikan kepada peserta, pemandu pelatihan juga memberikan kesempatan praktek langsung untuk membuat dan mengolah makan siap saji yang notabene menggunakan bahan-bahan yang dihasilkan dari produksi peternakan.

Kepala bidang peternakan kabupaten Ngawi, Endah Alasta D, saat dikonfirmasi menerangkan, “Pada dasarnya program ini dilakukan dalam rangka untuk menumbuhkan dan meningkatkan ekonomi masyarakat secara umum”. Lebih utamanya pada desa-desa yang punya potensi untuk mengembangkan produksi jenis makanan olahan yang berbasis dari bahan pokok yang dihasilkan dari produksi peternakan, yang dikelola oleh masyarakat atau petani setempat. Dengan demikian kesinambungan atara program yang diberikan pemerintah kepada petani dengan potensi desa yang ada diwilayah para petani ternak berdomisili.

Pemerintah kabupaten Ngawi rupanya terus berupaya dan mengambil langkah untuk mengurangi angka kemiskinan yang ada serta membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat v ibu-ibu tani yang ada diwilayah Ngawi ini. Dengan kita berikan pelatihan dan bekal keahlian agar dengan sendiriannya ibu-ibu tani ini nantinya agar bisa mandiri membuka lapangan kerja untuk dirinya sendiri untuk kehidupan selanjutnya.

Dari program yang diberikan atau yang digalakan oleh pemerintah ini diharapkan, masyarakat punya semangat dan punya kreatifitas untuk maju, mengembangkan dan mengangkat potensi serta bakatnya dan keahlian sesuai program ketrampilan yang kita berikan ini sehingga kedepan masyarakat bisa mandiri bekerja serta membuat lapangan kerja sendiri tanpa harus menggantungkan pemerintah lagi pungkasnya. (dim)/adv dinas pertanian/peternakan ngawi

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.