Pelatihan Calon Tenaga kerja GRR Tuban Dibuka Bupati.

172 Views

Tuban, RepublikNews.

Bupati Tuban, H. Fathul Huda membuka Pelatihan Calon Tenaga Kerja Proyek Pembangunan Kilang Minyak GRR Tuban, Jumat (15/03/2019). Bertempat di Balai Latihan Kerja (BLK) Tuban, pembukaan pelatihan juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban; Vice President HSSE Pertamina; Project Coordinator GRR; Kepala Dinas PTSP dan Naker; serta Camat Jenu.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan rasa bahagianya dan mengapresiasi atas pelatihan yang diselenggarakan Pertamina dan GRR. “Saya sampaikan apresiasi setinggi-tingginya pelatihan untuk warga Jenu dapat diselenggarakan sebagai bukti tanggungjawab Pertamina kepada masyarakat, seluruh perusahaan di Kabupaten Tuban harus memaksimalkan tenaga lokal. Dengan diadakannya pelatihan semacam ini, dapat meningkatkan kompetensi dan potensi warga. Proses rekrutmen juga akan terus dilakukan dan menyesuaikan kebutuhan perusahaan. Sehingga warga tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga ikut jadi pemain dan berperan, ungkapnya. Kedepannya, warga yang memiliki kompetensi dan pengetahuan lebih tinggi, juga dapatnya diberikan pelatihan perihal teknologi sehingga tenaga kerja local dapat terserap, terutama masyarakat di ring 1 proyek GRR.”kata Fathul Huda.

Bupati Tuban menerangkan bahwa sektor industri menjadi salah satu kunci pertumbuhan ekonomi dan sangat menunjang peningkatan kesejahteraan masyarakat, baik langsung maupun tidak langsung. Berdirinya industry di kabupaten Tuban, mampu membawa multiplayer effect, peserta hari ini menjadi ujung tombak untuk menyampaikan informasi di masyarakat. Peserta juga harus menanamkan rasa optimisme, nasionalisme, dan patriotisme. Bahwa kebijakan yang diambil pemerintah adalah demi kesejahteraan rakyat. Selain itu, keberadaan proyek juga akan semakin meningkat kesejahteraan. Kabupaten Tuban harus menjadi kabupaten yang maju. Dengan adanya GRR, Kabupaten Tuban juga harus menjadi nomor satu di Indonesia di sektor industry.

Di hadapan para awak media, terkait dengan masih adanya warga yang menolak, Bupati Huda menilai bahwa hal tersebut merupakan  konsekuensi dan tantangan dalam pengembangan kabupaten Tuban yang lebih maju. Di samping itu, warga dapat berpikir panjang untuk masa depan demi generasi mendatang. Saya juga mohon kepada warga jika memang ada yang kurang jelas, dapat ditanyakan. Pemkab Tuban akan selalu membela rakyat,Pemkab Tuban dan Pertamina akan membuat perjanjian kerja sama (MoU) terkait penyerapan tenaga local sebagai tenaga kerja GRR. Sepanjang ada lowongan dan memenuhi kualifikasi, jangan sampai ada tenaga local yang kompeten tidak terserap. Saya minta semuanya ikut mengawal, tegas Bupati.

Sementara itu, Vice President HSSE MP2 Pertamina, Sahadi, menjelaskan bahwa pelatihan kali ini diikuti 111 peserta didik yang berasal dari 5 desa di ring satu proyek GRR Tuban. Peserta pelatihan dibagi menjadi beberapa kelompok antara lain: tenaga safety man; tenaga security; dan tenaga HSSE Dasar. Peserta yang telah dididik juga akan langsung dipekerjakan di proyek sesuai dengan pelatihan yang diikuti. “Mulai kemarin para pekerja yang telah dilatih sebelumnya, juga telah melakukan site clearing (pembersihan area) seluas 2 hektar, Kedepannya, juga akan dilakukan pelatihan sesuai dengan kebutuhan proyek, seperti pengelasan, instrumentasi, dan kelistrikan,pembangunan proyek GRR Tuban akan dapat menyerap 20 ribu pekerja. Ditargetkan pada tahun 2023 kilang minyak GRR Tuban dapat beroperasi. Kami berharap dukungan dan doa dari semua pihak demi kelancaran pembangunan proyek strategis nasional ini.”terang Sahadi.(@nt).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.